Persaingan CPU kelas menengah kini tidak lagi ditentukan oleh frame rate tertinggi semata. Dalam duel Ryzen 7 9700X dan Intel Core Ultra 5 250K Plus, selisih gaming nyaris tipis, tetapi produktivitas dan harga justru membuat posisi Intel terlihat lebih masuk akal.
Hasil pengujian menunjukkan Core Ultra 5 250K Plus lebih kuat di beban multi-core, sementara performa game keduanya berjalan sangat berdekatan. Untuk pengguna yang ingin menekan biaya tanpa kehilangan banyak performa, kombinasi itu menjadi pembeda paling penting.
Spesifikasi yang bikin keduanya bermain di jalur berbeda
Ryzen 7 9700X memakai desain inti tradisional dan berjalan di socket AM5. Sementara itu, Core Ultra 5 250K Plus hadir dengan desain hybrid berbasis P-core dan E-core serta memakai LGA 1851.
| Spesifikasi | AMD Ryzen 7 9700X | Intel Core Ultra 5 250K Plus |
|---|---|---|
| Arsitektur | Zen 4 | Arrow Lake Refresh |
| P-Core/Thread | 6/12 | 6/6 |
| E-Core/Thread | –/– | 12/12 |
| Total Core/Thread | 6/12 | 18/18 |
| Clock maksimum | 5.5 GHz | 5.3 GHz |
| L3 cache | 32 MB | 30 MB |
| Dukungan RAM | DDR5-5600 | DDR5-7200 |
| PCIe | Gen 5 | Gen 5 |
| Socket | AM5 | LGA 1851 |
| TDP | 65W Typical | 88W Max; 105W Typical | 142W Max (Extended) | 125W Typical | 159W Max |
| Proses manufaktur | 4nm, 6nm | 3nm |
Di atas kertas, Ryzen 7 9700X unggul pada clock maksimum, kapasitas cache L3, dan konsumsi daya yang lebih rendah. Namun Core Ultra 5 250K Plus membalas dengan jumlah inti total yang jauh lebih besar dan dukungan DDR5 yang lebih cepat.
Produktivitas lebih condong ke Intel
Pada Cinebench 2024, Core Ultra 5 250K Plus mencetak 139 poin single-core, sedangkan Ryzen 7 9700X meraih 137. Selisihnya hanya sekitar 1%, sehingga keduanya praktis nyaris setara untuk performa inti tunggal.
Perbedaan besar muncul di skor multi-core. Intel meraih 1853 poin, sedangkan AMD berada di 1313, atau sekitar 41% lebih tinggi untuk Core Ultra 5 250K Plus.
Pola yang hampir sama terlihat di Geekbench 6. Ryzen 7 9700X sedikit unggul pada single-core dengan 3331 poin, dibandingkan 3225 poin milik Intel.
Namun pada multi-core, Intel kembali melaju lebih jauh dengan 21397 poin, sementara Ryzen 7 9700X mencatat 17511 poin. Selisih itu menempatkan Core Ultra 5 250K Plus sebagai opsi yang lebih kuat untuk editing video, animasi, dan beban kerja lain yang memanfaatkan banyak inti.
Gaming nyaris seri, dengan margin yang sangat kecil
Pengujian gaming dilakukan pada resolusi 1080p dengan GPU Radeon RX 9070 dan RAM DDR5 6000 MT/s. Angka FPS yang dipakai berasal dari kanal YouTube thegamrone.
Di Counter-Strike 2, Intel mencatat 460 FPS dan Ryzen 445 FPS. Di God of War Ragnarok dan Cyberpunk 2077, Intel juga unggul tipis dengan 166 FPS versus 165 FPS, serta 140 FPS versus 139 FPS.
Ryzen membalas di sejumlah game lain. Assassin’s Creed Mirage berjalan di 164 FPS pada Ryzen dan 160 FPS pada Intel, sementara Horizon Forbidden West mencatat 168 FPS versus 160 FPS.
Ryzen juga sedikit lebih cepat di Hogwarts Legacy, Silent Hill f, Dying Light The Beast, dan Stalker 2. Meski begitu, selisih di sebagian besar game tetap kecil dan tidak mengubah fakta bahwa performa gaming keduanya sangat dekat.
Rata-rata, Ryzen 7 9700X hanya sekitar 0,6% lebih cepat dalam pengujian game tersebut. Margin sekecil itu berada di level yang praktis bisa dianggap seri, terutama untuk pengguna PC mid-range.
Harga yang membuat Intel lebih menggoda
Dari sisi banderol, Ryzen 7 9700X dijual seharga $239.99 di Micro Center dan $259.23 di Amazon. Core Ultra 5 250K Plus lebih murah, yakni $199.99 di Micro Center dan $219.99 di Amazon.
Selisih harga itu membuat Core Ultra 5 250K Plus lebih menarik untuk perakit yang ingin menjaga bujet tetap efisien. Saat performa multi-core juga lebih kuat, nilai yang ditawarkan Intel terasa semakin sulit diabaikan.
Ryzen 7 9700X masih relevan bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi daya, clock tinggi, dan hasil gaming yang hampir selevel. Tetapi untuk kombinasi harga lebih rendah, performa kerja yang lebih tinggi, dan potensi gaming yang bisa naik dengan RAM lebih cepat, Core Ultra 5 250K Plus tampil lebih rasional untuk PC mid-range.
Source: tech.sportskeeda.com






