Coinbase mendapat sorotan setelah sistem berita berbasis AI miliknya mengirim notifikasi hasil pertandingan yang belum dimainkan. Pesan itu bahkan menyebut Norwegia menang 3-2 atas Brasil di MetLife Stadium, lengkap dengan klaim Erling Haaland mencetak dua gol.
Masalahnya, pertandingan tersebut belum dimulai saat notifikasi dikirim. Ketidaksesuaian itu langsung memicu perhatian di X, terlebih halaman pasar prediksi Coinbase pada saat itu masih menandai laga sebagai tertunda.
AI yang terlalu cepat menyimpulkan
Insiden ini menyorot risiko pembaruan otomatis yang disusun AI tanpa verifikasi yang memadai. Untuk produk yang ditujukan memberi informasi cepat kepada pengguna, kesalahan seperti ini bisa merusak kepercayaan, apalagi saat menyangkut hasil olahraga yang mudah dicek publik.
CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan dirinya sedang menelusuri masalah tersebut. Setelah itu, Max Branzburg, kepala produk konsumen dan bisnis Coinbase, menyebut perusahaan sudah memperbaiki cerita yang salah dan memperbarui sistemnya.
Branzburg juga mengatakan perusahaan melakukan sejumlah pembaruan agar ketidakakuratan serupa tidak terulang. Ia menegaskan AI memang bisa memberi wawasan 24 jam untuk kebutuhan trading, tetapi tetap perlu disesuaikan agar lebih akurat.
Hasilnya mendekati, tapi tetap keliru
Yang membuat insiden ini semakin menarik, hasil akhir pertandingan ternyata tidak jauh dari isi notifikasi. Norwegia akhirnya menang 2-1 atas Brasil di East Rutherford, New Jersey, dan Haaland mencetak dua gol pada babak kedua.
| Isi Notifikasi AI | Hasil Nyata | Keterangan |
|---|---|---|
| Norwegia menang 3-2 atas Brasil | Norwegia menang 2-1 atas Brasil | Skor berbeda, hasil pertandingan tetap mendekati prediksi |
| Erling Haaland mencetak 2 gol | Erling Haaland mencetak 2 gol | Bagian ini sesuai dengan hasil akhir |
| MetLife Stadium | East Rutherford, New Jersey | Lokasi notifikasi dan hasil akhir tidak sama persis |
Branzburg sempat menanggapi situasi itu dengan nada ringan dan menyebut mungkin AI mengetahui sesuatu yang tidak diketahui publik. Namun Coinbase tidak memberi komentar tambahan dan merujuk Decrypt ke pernyataan Branzburg di X.
Coinbase makin agresif di luar perdagangan kripto
Insiden ini datang saat Coinbase memperluas layanan di luar perdagangan kripto tradisional. Pada Januari, perusahaan meluncurkan pasar prediksi lewat Kalshi yang memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak event terkait olahraga, pemilu, data ekonomi, dan hasil dunia nyata lainnya.
Coinbase juga memperbesar fokus pada AI agents yang dirancang untuk mengotomatiskan sebagian pengalaman kripto. Di dalamnya termasuk dompet berbasis AI dan agen yang bisa berinteraksi secara mandiri dengan aplikasi blockchain.







