Coinbase memperluas langkah agresifnya ke luar pasar kripto tradisional dengan meluncurkan perpetual futures pra-IPO untuk OpenAI dan Anthropic. Produk ini memberi akses spekulatif bagi investor ritel non-AS yang memenuhi syarat untuk mengikuti valuasi perusahaan swasta besar sebelum melantai di bursa.
Bagi COIN, langkah ini bukan sekadar peluncuran produk baru. Coinbase sedang membangun sumber pendapatan yang tidak terlalu bergantung pada volume spot kripto, sambil mendorong perusahaan semakin dekat ke model “Everything Exchange” yang lebih luas.
Ekspansi yang Menjangkau Startup AI Paling Dilirik
Sebelum OpenAI dan Anthropic, Coinbase lebih dulu membuka ekspansi serupa lewat SpaceX. Rangkaian ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin masuk lebih dalam ke pasar aset swasta tahap akhir yang selama ini sangat dibatasi untuk investor institusional dan modal ventura.
Melalui eksposur harga sintetis, Coinbase mencoba mengubah akses yang dulu tertutup menjadi lebih luas bagi trader ritel di luar AS. Pendekatan itu memberi jalur baru untuk memperdagangkan tema investasi yang selama ini hanya dinikmati kelompok modal tertentu.
Implikasi untuk Model Bisnis Coinbase
Kontrak perpetual yang dipakai dalam produk ini tidak memerlukan pelacakan dilusi ekuitas yang rumit. Karena itu, instrumen tersebut dinilai lebih efisien dan lebih mudah diskalakan untuk mendorong biaya transaksi internasional serta monetisasi platform.
Kehadiran produk ini juga memperkuat pergeseran Coinbase dari platform kripto murni menuju ekosistem yang memadukan instrumen baru, tokenized stocks, dan opsi tradisional. Kombinasi itu mempersempit jarak antara keuangan terdesentralisasi dan pasar saham tradisional.
Di saat yang sama, akses spekulatif 24 jam ke startup AI populer bisa menjadi pembeda kompetitif di hadapan broker dan lembaga keuangan lama. Coinbase juga menempatkan dirinya sebagai pintu masuk ke pasar yang dinilai sangat menguntungkan namun masih kurang terlayani.
Tekanan di Saham COIN Masih Ada
Meski ekspansi ini strategis, saham Coinbase masih berada di bawah tekanan dan turun sekitar 25% dari level tertingginya pada Mei. Kondisi itu membuat pasar menilai apakah dorongan produk baru ini bisa membantu memperbaiki lintasan bisnis ke depan.
Wall Street belum sepenuhnya mundur dari saham ini. Konsensus rating untuk Coinbase Global masih berada di level “Moderate Buy”, dengan target harga rata-rata hampir $231 yang mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 40% dari level saat ini.
Artinya, pasar masih melihat COIN sebagai saham dengan ruang pertumbuhan, terutama jika ekspansi ke derivatif pra-IPO dan produk lintas aset benar-benar menghasilkan pendapatan yang lebih stabil. Untuk saat ini, Coinbase tampak sedang bertaruh bahwa masa depan bisnisnya tidak lagi hanya ditentukan oleh pergerakan harga kripto.
