Clicks akhirnya memperlihatkan Communicator dalam kondisi fungsional, dan itu langsung mengubah perangkat ini dari sekadar konsep menjadi produk yang terasa nyata. Bagi penggemar ponsel keyboard fisik, momen ini penting karena desain bergaya BlackBerry itu kini sudah berjalan di atas Android.
Yang membuatnya menarik bukan hanya nostalgia. Clicks menempatkan Communicator sebagai perangkat kedua yang fokus pada komunikasi, dengan pengalaman pakai yang sengaja dibuat lebih cepat dan lebih terarah lewat keyboard fisik.
Tampilan yang lebih jelas setelah mencuri perhatian di CES
Communicator sebelumnya sudah menarik perhatian saat diperkenalkan di CES 2026 karena tampilannya sangat mengingatkan pada BlackBerry. Namun, publik belum mendapat gambaran nyata tentang bagaimana perangkat itu digunakan dalam kondisi kerja.
Situasi itu berubah setelah Clicks mengunggah video hands-on resmi di YouTube. Dalam video tersebut, VP Clicks Jeff Gadway memperlihatkan langsung antarmuka, navigasi, dan sejumlah komponen hardware yang akan dibawa Communicator.
Salah satu pembeda utamanya adalah antarmuka khusus berbasis Niagara Launcher yang sudah dimodifikasi. Tampilan itu dibuat agar pengguna bisa menyesuaikan launcher, menyusun ulang aplikasi, lalu mencari dan membuka aplikasi hanya dengan mengetik dari keyboard.
Keyboard fisik benar-benar jadi pusat pengalaman
Di perangkat ini, keyboard bukan sekadar elemen desain. Navigasi aplikasi, pencarian, dan berbagai interaksi dasar diarahkan agar berjalan lewat input fisik, sehingga ritme penggunaannya berbeda dari ponsel layar sentuh biasa.
Clicks juga memperlihatkan fungsi seperti panggilan telepon, yang mempertegas posisi Communicator sebagai perangkat yang lebih menekankan komunikasi ketimbang komputasi mobile yang serba luas. Pendekatan itu konsisten dengan arah produk yang tidak diposisikan sebagai smartphone utama.
Perusahaan mengonfirmasi bahwa Communicator akan menjalankan Android 16. Sistem operasi itu dipasangkan dengan layar OLED 4 inci, jadi perangkat ini tetap membawa fondasi Android modern meski formatnya sangat berbeda dari ponsel yang umum ditemui saat ini.
Jeff Gadway mengatakan masih ada beberapa fitur yang akan diperlihatkan di video berikutnya. Di antaranya signal light LED, prompt key, dan keyboard yang peka terhadap sentuhan.
Fitur hardware yang terasa makin langka
Beberapa keputusan hardware Communicator juga menonjol karena jarang ditemukan di smartphone modern. Salah satunya adalah sensor sidik jari yang ditempatkan di tombol spasi.
Penempatan itu membuat keyboard semakin sentral dalam pengalaman penggunaan. Clicks juga membekali perangkat ini dengan speaker depan yang mengarah ke pengguna serta sistem mikrofon yang diklaim dirancang untuk kualitas suara yang lebih baik.
Di sisi konektivitas audio, Communicator masih menyediakan jack headphone 3,5 mm. Bagi pengguna yang masih mengandalkan headset kabel, fitur ini tetap punya nilai praktis.
Bagian belakang perangkat bisa dilepas, dan video juga memperlihatkan sedikit bagian internal. Di sana terlihat pula slot kartu memori microSD, yang menambah kesan bahwa perangkat ini dirancang dengan sejumlah fitur fungsional yang kian jarang dipertahankan di pasar arus utama.
| Fitur | Detail | Nilai jual |
|---|---|---|
| Sistem operasi | Android 16 | Fondasi Android modern |
| Layar | OLED 4 inci | Format ringkas |
| Input utama | Keyboard fisik | Pusat navigasi dan pencarian |
| Fitur tambahan | Jack 3,5 mm, microSD, speaker depan | Fitur yang makin jarang ada |
Bukan untuk menggantikan ponsel utama
Clicks secara terbuka memosisikan Communicator sebagai perangkat sekunder. Artinya, produk ini dibuat untuk melengkapi ponsel utama pengguna, bukan mengambil alih seluruh peran smartphone harian.
Posisi itu penting karena menjelaskan mengapa antarmukanya dibuat sederhana dan sangat mengutamakan keyboard. Alih-alih mencoba menjadi ponsel serba bisa, Clicks tampaknya ingin membangun pengalaman yang fokus pada mengetik, menelepon, dan mengelola komunikasi.
Bagi sebagian pengguna, justru pendekatan seperti ini bisa terasa lebih masuk akal. Communicator menawarkan rasa BlackBerry yang lama dirindukan, tetapi tetap berada di ekosistem Android terbaru.
Clicks menargetkan pengiriman perangkat ini pada Q4 2026. Dengan jadwal itu, perjalanan menuju peluncuran masih cukup panjang, tetapi hands-on resmi ini sudah cukup menunjukkan bahwa Communicator bukan lagi sekadar ide yang menarik di panggung pameran.
