Chuwi UniBook Menyodok MacBook Neo, Laptop Wildcat Lake Murah Yang Justru Lebih Praktis

Chuwi mulai mengarahkan UniBook sebagai penantang baru di segmen laptop murah yang berani menyentuh wilayah MacBook Neo. Daya tarik utamanya ada pada harga awal sekitar $449, angka yang langsung membuat perangkat ini terlihat jauh lebih terjangkau.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya banderol rendah. Chuwi mencoba menutup celah harga itu dengan layar 14 inci, port yang lengkap, dan baterai 53,38Wh yang diklaim memberi nilai tambah dibanding Neo.

Wildcat Lake jadi senjata utama

UniBook menjadi laptop pertama Chuwi yang memakai Intel Wildcat Lake. Di dalamnya, perangkat ini membawa Intel Core 3 304, varian awal dari keluarga tersebut.

Prosesor itu mengandalkan CPU 5-core dan iGPU Xe3 1-core. Chuwi memasangkannya dengan 8GB RAM LPDDR5X dan SSD PCIe 3.0 berkapasitas 256GB, sehingga arah produknya jelas mengarah ke kelas entry-level.

Dengan susunan seperti itu, UniBook lebih menonjolkan efisiensi biaya daripada ambisi performa tinggi. Chuwi juga belum menjelaskan performa nyata perangkat ini secara rinci, sehingga perbandingan langsung dengan MacBook Neo belum bisa dipastikan dari sisi kerja harian maupun beban aplikasi berat.

Layar lebih besar, spesifikasi tetap sederhana

Di sisi tampilan, UniBook memakai layar 14 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel. Panelnya diklaim mendukung 100% sRGB, tetapi Chuwi tidak menyebutkan refresh rate.

Ketiadaan informasi itu membuat panel ini kemungkinan masih berada di level 60Hz. Dari ukuran layar, UniBook juga tetap berada di bawah 13 inci Liquid Retina display milik MacBook Neo.

Perbedaan ukuran dan karakter panel ini menjadi penting di kelas laptop tipis. Chuwi tampaknya memilih layar yang lebih besar dan cukup rapi secara fitur dasar, bukan panel premium yang biasanya ikut menaikkan biaya produksi.

Port lengkap untuk pengguna yang butuh fleksibilitas

Justru di sektor konektivitas, UniBook tampil lebih agresif. Laptop ini membawa dua port USB-C, tiga USB-A, satu slot SD card, satu HDMI, dan satu RJ45 Ethernet.

Kombinasi itu memberi keunggulan praktis bagi pengguna yang masih memakai banyak periferal lama. Kehadiran Ethernet juga membuat UniBook lebih cocok untuk kantor, ruang kelas, atau kebutuhan yang mengutamakan koneksi kabel.

Untuk konektivitas nirkabel, perangkat ini mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.2. Chuwi juga membekalinya dengan baterai 53,38Wh, yang disebut sebagai peningkatan dibanding Neo, meski durasi pakai riilnya belum dijelaskan.

Desain simpel, software siap pakai

Chuwi belum menampilkan gambar detail perangkat ini, tetapi perusahaan menyebut akan ada engsel 180 derajat. Satu gambar yang sudah dibagikan memperlihatkan UniBook dalam balutan warna abu-abu yang tampak sederhana dan bersih.

Laptop ini akan datang dengan Windows 11 Pro terpasang sejak awal. Namun, kombinasi Windows 11 Pro dan RAM 8GB bisa menjadi batasan bagi sebagian pengguna, terutama saat banyak aplikasi dibuka bersamaan.

Meski begitu, pengguna masih punya opsi lain. UniBook disebut bisa dipasang Windows versi yang lebih ringan atau dialihkan ke Linux jika ingin konfigurasi yang lebih hemat sumber daya.

Chuwi belum mengumumkan detail ketersediaan lengkap maupun gambar tambahan perangkat ini. Untuk saat ini, UniBook sudah jelas diposisikan sebagai laptop murah yang mencoba menekan harga MacBook Neo tanpa mengorbankan port, baterai, dan fleksibilitas penggunaan.

Source: www.notebookcheck.net
Terkait