Chevrolet Pertimbangkan Hatchback EV Wuling, Bidik Pasar Meksiko dan Brasil

Author: Cung Media

Chevrolet berpeluang menambah mobil listrik berukuran ringkas ke jajaran produknya di negara berkembang. Model yang dipertimbangkan adalah Wuling Bingo Pro, hatchback listrik yang dapat dipasarkan ulang dengan identitas merek Chevrolet.

Langkah ini menarik karena GM tidak perlu memulai pengembangan kendaraan dari nol untuk masuk ke segmen EV terjangkau. Meksiko dan Brasil disebut sebagai dua pasar utama yang sedang dipertimbangkan untuk model tersebut.

Hatchback Ringkas untuk Kota Padat

Kehadiran mobil listrik kecil dinilai selaras dengan kebutuhan konsumen di wilayah urban yang padat. Ukurannya yang ringkas juga relevan bagi pembeli muda di sejumlah negara berkembang, termasuk kawasan Amerika Latin, Afrika, dan Asia.

GM melihat peluang pada permintaan kendaraan tanpa emisi yang terus tumbuh di pasar-pasar tersebut. Segmen mobil listrik entry level menjadi ruang yang penting karena kendaraan kompak masih memiliki daya tarik di banyak kota besar.

Menurut laporan oto.detik.com yang mengutip CNEV Post dan GM Authority, GM dapat melisensikan model ini melalui SAIC-GM-Wuling. Perusahaan itu merupakan usaha patungan GM dan SAIC Motor yang telah memproduksi sejumlah model kendaraan di China.

Skema rebadge memungkinkan satu kendaraan dijual di pasar lain dengan merek dan identitas berbeda. Dengan cara ini, Chevrolet berpotensi menawarkan hatchback listrik tanpa harus membangun platform baru secara mandiri.

Potensi Spesifikasi Chevrolet Berbasis Wuling Bingo Pro

Wuling Bingo Pro menawarkan dua pilihan jarak tempuh berdasarkan standar pengujian CLTC. Kedua versi memakai sistem penggerak yang sama, dengan motor listrik tunggal di bagian depan.

Varian Jarak Tempuh CLTC Motor Baterai
Wuling Bingo Pro 330 km Motor depan 65 kW (87 hp) LFP
Wuling Bingo Pro 403 km Motor depan 65 kW (87 hp) LFP

Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga maksimum 65 kW atau setara 87 hp. Energi kendaraan disimpan dalam baterai lithium iron phosphate atau LFP pada kedua pilihan jarak tempuh.

Wuling pertama kali meluncurkan Bingo di China pada Maret 2023 untuk menyasar pasar mobil listrik terjangkau. Versi Pro kemudian hadir sebagai pilihan yang membawa opsi jarak tempuh hingga 403 km berdasarkan pengujian CLTC.

Bukan Pertama Kali GM Memakai Basis SAIC-GM-Wuling

Rencana memakai basis kendaraan dari SAIC-GM-Wuling bukan hal baru bagi GM. Chevrolet sebelumnya telah memanfaatkan model dari mitra tersebut untuk dipasarkan dengan emblem Chevrolet di pasar tertentu.

Chevrolet Spark EUV diketahui menggunakan basis Baojun Yep Plus. Sementara itu, Chevrolet Captiva EV memakai basis Wuling Starlight S.

Pengalaman tersebut memperlihatkan pola GM dalam memperluas pilihan kendaraan listrik lewat kerja sama manufaktur yang sudah berjalan. Bingo Pro dapat menjadi kelanjutan strategi itu untuk menjangkau pembeli yang membutuhkan EV ringkas.

Nama dan Desain Bisa Berubah

Jika akhirnya meluncur sebagai Chevrolet, model berbasis Bingo Pro itu kemungkinan tidak tampil sepenuhnya sama seperti kendaraan asalnya. Laporan yang beredar menyebut adanya peluang perubahan pada desain eksterior serta penggunaan nama model yang berbeda.

Perubahan identitas ini dapat membuat model tersebut lebih sesuai dengan karakter produk Chevrolet di pasar tujuan. Namun, belum ada kepastian mengenai bentuk desain akhir yang akan dipakai.

GM juga belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun daftar final negara yang akan menerima hatchback listrik tersebut. Untuk saat ini, rencana itu masih menunjukkan minat Chevrolet untuk memperkuat posisi di segmen EV terjangkau di negara berkembang.

Terbaru