Chery mulai membuka arah baru di kelas pikap lewat Stockman, model kabin ganda menengah yang memadukan mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid. Kombinasi ini terasa menonjol karena pikap sejenis selama ini lebih sering mengandalkan diesel konvensional.
Yang membuatnya semakin menarik, Stockman tidak hanya dibangun untuk efisiensi, tetapi juga untuk kerja berat dan petualangan. Chery menyiapkan sasis ladder frame khusus, daya angkut 1.000 kilogram, dan kemampuan menarik beban hingga 3.500 kilogram.
Mesin Diesel dan Elektrifikasi
Di sektor penggerak, Stockman memakai sistem plug-in hybrid dengan konfigurasi seri-paralel. Sumber tenaganya datang dari mesin diesel 2.500 cc twin-turbo yang menghasilkan 282 hp dan torsi puncak 650 Nm.
Chery menyebut mesin pembakaran internal itu memiliki efisiensi termal hingga 47 persen. Angka tersebut menjadi salah satu poin penting karena menunjukkan bahwa model ini tidak hanya mengejar tenaga, tetapi juga efisiensi kerja mesin.
Paket baterainya ditempatkan di bagian belakang kendaraan. Susunan ini memungkinkan Stockman berjalan dalam mode listrik murni hingga 170 kilometer, yang memberi ruang lebih besar untuk penggunaan harian tanpa emisi knalpot.
Siap untuk Jalan Berat
Chery juga membekali Stockman dengan perangkat yang jelas diarahkan ke medan sulit. Ada transfer case low-range mekanis dan tiga differential lock independen di gandar depan, tengah, dan belakang.
Perangkat tersebut menegaskan bahwa Stockman bukan sekadar pikap gaya-gayaan. Dengan pengunci diferensial lengkap, traksi di jalur licin atau berbatu bisa diatur lebih baik saat kendaraan dipakai di luar jalan raya.
Dimensi dan Rancangan Bodi
Secara ukuran, Stockman memiliki panjang 5.450 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.925 mm. Proporsi ini menempatkannya di kelas pikap menengah yang masih relevan untuk kebutuhan kerja sekaligus penggunaan keluarga.
Tampilan luarnya dibuat tegas dengan gril horizontal besar, lampu utama LED berbentuk bulat, dan fender mengotak yang menonjol. Kabinnya memakai konfigurasi double cab empat pintu dan dibangun di atas platform Kaitan Architecture milik Chery.
Salah satu detail fungsional ada pada area bak belakang. Posisi bak dibuat lebih tinggi di atas rangka untuk meminimalkan intrusi rumah roda ke ruang kargo, sehingga area angkut bisa dimaksimalkan.
Fokus Utilitas dan Kenyamanan
Untuk kebutuhan kerja, Stockman menawarkan kapasitas angkut hingga 1.000 kilogram dan daya tarik rem sampai 3.500 kilogram. Dua angka ini penting bagi pengguna yang membutuhkan pikap untuk membawa barang berat atau menarik trailer.
Di sisi lain, Chery tidak meninggalkan kenyamanan kabin. Di dalam tersedia layar ganda model melayang untuk infotainment, setir berlapis kulit, tuas transmisi elektronik, panoramic sunroof, jok dengan pemanas, dan pengatur suhu otomatis.
Pendekatan tersebut membuat Stockman terlihat lebih dekat ke SUV modern ketimbang pikap kerja tradisional. Chery tampaknya ingin meramu karakter utilitas dengan nuansa kabin yang tetap nyaman untuk pemakaian harian.
Menurut laporan Autohome, Chery menjadwalkan pra-penjualan internasional sekaligus ekspor Stockman pada kuartal keempat 2026. Jadwal itu memperlihatkan bahwa model ini memang disiapkan untuk pasar global.
Chery juga menyiapkan versi bermesin pembakaran internal konvensional selain varian plug-in hybrid. Strategi ini memberi peluang bagi Stockman untuk menjangkau pasar yang punya kebutuhan dan preferensi berbeda.
Dengan dua opsi powertrain, Stockman bisa menawarkan jalur elektrifikasi bagi konsumen yang mengejar efisiensi dan mode listrik. Di saat yang sama, versi konvensional tetap disiapkan untuk pasar yang belum siap beralih ke sistem plug-in hybrid.
Foto resmi yang sudah dirilis memperlihatkan bahwa Chery ingin masuk ke persaingan pikap dengan identitas yang cukup berbeda. Stockman hadir sebagai kombinasi daya angkut, kemampuan off-road, dan elektrifikasi dalam satu paket.
Source: otodriver.com






