Chery Q berpotensi menjadi penantang baru di kelas mobil listrik Rp300 jutaan dengan bekal yang sulit diabaikan. Mobil kompak ini disebut menawarkan jarak tempuh hingga 400 kilometer dan kemampuan pengisian cepat yang dapat memangkas waktu tunggu di perjalanan.
Perbincangan mengenai model ini menguat menjelang GIIAS 2026, meski Chery belum mengumumkan harga maupun jadwal peluncuran Chery Q di Indonesia. Bila paket spesifikasi tersebut benar-benar dipasarkan di Tanah Air, persaingan mobil listrik berukuran ringkas akan semakin ketat.
Jarak Tempuh dan Cas Cepat Jadi Andalan
Nilai jual utama Chery Q terletak pada kombinasi baterai 42,7 kWh dan klaim daya jelajah hingga 400 kilometer berdasarkan metode pengujian NEDC. Angka itu dapat memberi ruang lebih besar untuk mobilitas harian tanpa pengguna harus terlalu sering mencari fasilitas pengisian.
Mobil ini juga disebut mendukung DC Fast Charging dari 30 persen hingga 80 persen dalam sekitar 16,5 menit. Waktu aktual tetap dapat berbeda karena dipengaruhi oleh kondisi baterai serta ketersediaan stasiun pengisian yang kompatibel.
| Komponen | Data yang Disebutkan | Fungsi |
|---|---|---|
| Baterai | 42,7 kWh | Jarak tempuh hingga 400 km NEDC |
| Pengisian cepat | 30-80 persen sekitar 16,5 menit | Pengisian daya saat perjalanan |
| Motor listrik | 121 hp, RWD | Penggerak roda belakang |
| V2L | Hingga 6,6 kW | Menyalakan perangkat eksternal |
Menurut informasi yang dimuat Haloyouth.pikiran-rakyat.com, Chery Q memakai motor listrik bertenaga 121 hp dengan sistem penggerak roda belakang atau RWD. Konfigurasi tersebut menarik karena penggerak roda belakang tidak selalu menjadi pilihan umum pada mobil listrik kompak.
Format bodinya yang ringkas tetap diarahkan untuk penggunaan di area perkotaan dengan lalu lintas padat. Namun, tenaga motor dan jarak tempuh yang disebutkan membuatnya tidak hanya mengandalkan kepraktisan untuk perjalanan pendek.
Kabin Dibuat untuk Kebutuhan Harian
Chery Q membawa pendekatan praktis pada ruang penyimpanan kabin dan bagasi. Saat jok baris kedua dilipat, kapasitas bagasi belakangnya diklaim dapat mencapai 1.450 liter.
Mobil ini juga disebut memiliki frunk berkapasitas 70 liter di bagian depan. Selain itu, tersedia hingga 38 ruang penyimpanan untuk membantu penataan barang-barang kecil di dalam kabin.
Untuk menunjang pengalaman digital, Chery Q dibekali layar infotainment berukuran 15,6 inci dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem tersebut disebut mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Perlengkapan lain yang tersedia mencakup pengisian daya nirkabel 50W, sistem audio enam speaker, serta power tailgate. Kelengkapan ini menempatkan kabin sebagai salah satu area yang berpotensi menjadi daya tarik bagi pengguna yang mengutamakan fitur modern.
ADAS, Parkir Otomatis, hingga V2L
Pada sisi keselamatan, Chery Q disebut membawa 20 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Daftar perlengkapannya juga mencakup Autonomous Parking Assist, enam airbag, dan kamera 540 derajat.
Struktur bodi kendaraan ini diklaim menggunakan hingga 82 persen baja berkekuatan tinggi. Baterainya turut disebut memiliki perlindungan dengan sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Fitur Vehicle-to-Load atau V2L menjadi nilai tambah lain karena baterai mobil dapat digunakan sebagai sumber listrik eksternal hingga 6,6 kW. Fungsi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyalakan perangkat elektronik saat pengguna beraktivitas di luar ruang.
Harga, pilihan varian, dan jadwal peluncuran resmi akan menjadi penentu posisi Chery Q di pasar Indonesia. Jika estimasi harga Rp300 jutaan serta spesifikasi yang beredar dipertahankan, model ini berpeluang memberi tekanan baru pada segmen Mobil Listrik kompak.







