Chery iCar V25 Bawa LiDAR dan EREV, SUV Boxy Ini Ternyata Punya Banyak Kejutan

Chery kembali mendorong lini elektrifikasinya lewat iCar V25, sebuah SUV boxy yang tampil beda karena memadukan gaya off-roader dengan teknologi modern. Yang paling menonjol bukan cuma bentuknya yang tegas, tetapi juga kombinasi sensor LiDAR dan sistem Extended Range Electric Vehicle yang jarang muncul dalam paket seperti ini.

Model ini menyasar konsumen muda yang aktif dan suka berpetualang di luar ruang. Arah pengembangannya menunjukkan upaya Chery untuk menghadirkan kendaraan yang tetap efisien, tetapi tidak kehilangan karakter tangguh yang dibutuhkan di jalan dan aktivitas harian.

Desain Boxy yang Tetap Fungsional

Secara ukuran, iCar V25 memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.855 mm, dan wheelbase 2.820 mm. Konfigurasinya 5-seater, dengan overhang depan 736 mm dan overhang belakang 1.080 mm.

Karakter SUV petualang diperkuat oleh pintu bagasi belakang yang membuka ke samping serta kompartemen penyimpanan eksternal bergaya ransel kotak. Di bagian depan, gril tertutup dan blind window di sisi bodi memberi kesan modern sekaligus berbeda dari SUV konvensional.

SpesifikasiChery iCar V25
Panjang4.636 mm
Lebar1.920 mm
Tinggi1.855 mm
Wheelbase2.820 mm
Konfigurasi5-seater
Overhang depan736 mm
Overhang belakang1.080 mm

LiDAR dan ADAS Jadi Nilai Pembeda

Di sisi eksterior, SUV ini menawarkan dua pilihan velg, yaitu 19 inci dengan ban 255/55R19 atau 21 inci dengan ban 265/45R21. Chery juga memberi opsi personalisasi, mulai dari variasi penempatan logo hingga pilihan untuk menghilangkan active air intake grille.

Bagian yang paling menarik ada pada sensor LiDAR yang terintegrasi dengan sistem Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Kombinasi ini memungkinkan parkir otomatis, navigasi jalan raya, dan asisten mengemudi interaktif untuk mendukung kenyamanan serta keamanan perjalanan.

Mesin EREV dan Efisiensi Bahan Bakar

iCar V25 memakai sistem EREV yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin sebagai generator. Mesin 1.5 turbo yang digunakan menghasilkan tenaga maksimum 115 kW atau daya bersih 105 kW.

Energi listriknya disuplai baterai lithium iron phosphate 33,679 kWh buatan Hefei Guoxuan High-Tech. Dengan baterai itu, mobil ini diklaim mampu berjalan 145 hingga 150 kilometer dalam mode listrik murni.

Dokumen MIIT mencatat konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 1,52 liter hingga 1,54 liter per 100 kilometer. Angka ini membuat iCar V25 tetap relevan untuk perjalanan jauh tanpa sepenuhnya bergantung pada daya baterai.

Siap Menarik Beban Berat

Chery juga menyiapkan opsi tow hitch package bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan menarik beban. Dengan paket ini, iCar V25 sanggup menarik hingga 1.800 kg, meski sudut jelajah belakang turun dari 24 derajat menjadi 15 derajat.

Approach angle tetap berada di 28 derajat, sementara bobot kosong naik dari 2.221 kg menjadi 2.240 kg. Dengan berat kotor 2.720 kg dan kecepatan maksimum 180 km/jam, SUV ini diposisikan bukan hanya sebagai kendaraan efisien, tetapi juga praktis untuk kebutuhan utilitas.

Untuk sistem pengereman, iCar V25 mengandalkan teknologi WBTL WCBS 2.0 dari Wuhu Bethel. Seluruh detail itu membuat model ini tampil sebagai SUV kompak elektrifikasi yang mencoba menggabungkan karakter outdoor, efisiensi, dan teknologi bantuan berkendara dalam satu paket.

Fitur UtamaDetailDampak
LiDAR + ADASParkir otomatis, navigasi jalan raya, asisten mengemudi interaktifMeningkatkan bantuan berkendara
Sistem EREVMotor listrik + mesin bensin sebagai generatorLebih fleksibel untuk perjalanan jauh
Tow hitch packageMampu menarik beban hingga 1.800 kgMenambah utilitas
Source: www.liputan6.com
Terkait