Chelsea dan Manchester City sama-sama membawa misi besar ke final Piala FA 2025-2026 di Stadion Wembley, London, Sabtu (16/5/2026) malam. Namun, sorotan utama justru mengarah ke City yang dinilai lebih tajam, lebih stabil, dan lebih siap memanfaatkan tekanan yang sedang menekan Chelsea.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat berbeda. Chelsea datang dengan performa yang inkonsisten, sedangkan Manchester City membawa rekor pertemuan yang lebih kuat dan modal sejarah yang impresif di ajang Piala FA.
Chelsea berada di bawah tekanan besar
Bagi Chelsea, final ini menjadi satu-satunya peluang mereka untuk meraih gelar sebelum musim 2025-2026 berakhir. Situasi itu membuat beban di kubu The Blues terasa lebih berat, apalagi mereka gagal bersaing di Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala Liga Inggris.
Kondisi internal Chelsea juga belum sepenuhnya stabil setelah manajemen mendepak Liam Rosenior. Posisi pelatih sementara kini diisi Calum McFarlane, yang berasal dari tim U-21 Chelsea.
Di tengah tekanan itu, Chelsea tetap mendapat kabar positif dari sektor pemain. Robert Sanchez, Pedro Neto, dan Alejandro Garnacho sudah kembali berlatih, sementara Reece James juga siap tampil setelah pulih dari cedera.
Manchester City datang dengan modal yang lebih kuat
Manchester City membawa ke Wembley dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi. Mereka mencatat sejarah sebagai klub pertama yang tampil di final Piala FA empat kali beruntun, meski tidak semuanya berakhir dengan trofi.
Sejak juara pada Piala FA 2023, City kalah dalam dua final berikutnya. Meski begitu, catatan keseluruhan mereka di kompetisi ini tetap sangat dominan dengan 45 kemenangan, 159 gol, dan 28 clean sheet.
City juga masih membuka peluang meraih treble winners domestik karena berada dalam jalur perebutan gelar Liga Inggris. Jika berhasil menjuarai Piala FA, tim asuhan Pep Guardiola akan mengawinkan gelar domestik dengan trofi Piala Liga Inggris dan menjadi tim keenam yang melakukannya dalam satu musim.
Rekor pertemuan ikut menguntungkan City
Catatan head to head terbaru semakin menambah keunggulan Manchester City di atas kertas. Dalam lima pertemuan terakhir, Chelsea tidak pernah menang dan hanya mampu meraih satu hasil imbang.
Hasil paling menonjol terlihat dari kemenangan City 3-0 atas Chelsea pada 12 April 2026. Sebelum itu, City juga menang 3-1, 2-0, dan 4-2, sementara Chelsea hanya bisa menahan imbang 1-1 pada salah satu laga.
Rekor tersebut menunjukkan City punya kontrol yang lebih baik saat menghadapi Chelsea. Mereka juga terlihat lebih efektif dalam penguasaan permainan dan penyelesaian akhir.
Prediksi susunan pemain kedua tim
Chelsea diperkirakan memakai formasi 4-2-3-1 dengan Robert Sanchez di bawah mistar. Lini belakang kemungkinan diisi Malo Gusto, Wesley Fofana, Levi Colwill, dan Marc Cucurella.
Reece James dan Moises Caicedo diprediksi mengisi lini tengah bertahan. Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Estevao akan mendukung Joao Pedro di lini serang, dengan kreativitas Palmer dari sisi sayap menjadi salah satu ancaman utama Chelsea.
Manchester City juga diprediksi turun dengan skema 4-2-3-1. James Trafford berpeluang menjadi penjaga gawang, sementara Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly mengisi lini belakang.
Rodri diperkirakan absen karena cedera pangkal paha yang belum pulih sepenuhnya. Nico Gonzalez bisa mengisi posisi nomor 6, Bernardo Silva berperan sebagai pengatur permainan, dan Erling Haaland menjadi ujung tombak utama.
Prediksi susunan pemain Chelsea: Robert Sanchez; Malo Gusto, Wesley Fofana, Levi Colwill, Marc Cucurella; Reece James, Moises Caicedo; Cole Palmer, Enzo Fernandez, Estevao; Joao Pedro. Prediksi susunan pemain Manchester City: James Trafford; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Nico Gonzalez, Bernardo Silva; Antoine Semenyo, Rayan Cherki, Jeremy Doku; Erling Haaland.
Prediksi skor condong ke Manchester City
Manchester City tetap lebih diunggulkan untuk mengangkat trofi karena tren mereka di Piala FA dan rekor pertemuan yang lebih kuat atas Chelsea. Situasi Chelsea yang belum kondusif juga membuat peluang City terlihat lebih besar.
Prediksi skor yang paling sering mengarah pada kemenangan Manchester City adalah 1-2, 0-2, atau 1-3. Dengan komposisi skuad dan kondisi yang ada, final di Wembley berpotensi kembali menjadi panggung keunggulan Manchester City atas Chelsea.
Source: bola.bisnis.com






