Chelsea Bidik Granit Xhaka, Alonso Incar Pemimpin Tua di Tim Muda

Author: Cung Media

Chelsea mulai mengubah arah belanja pemainnya dengan melirik Granit Xhaka, gelandang Sunderland yang dianggap bisa memberi kepemimpinan instan di ruang ganti. Di tengah skuad yang sangat muda, nama Xhaka muncul karena dinilai cocok dengan kebutuhan tim yang sedang dibangun ulang.

Langkah ini tidak lepas dari rencana kedatangan Xabi Alonso sebagai calon manajer baru. ESPN melaporkan Alonso memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Xhaka, sehingga gelandang 33 tahun itu langsung masuk dalam pembahasan internal klub London tersebut.

Chelsea Butuh Sosok Senior

Pencarian pemain berpengalaman menjadi isu penting di Stamford Bridge setelah musim yang mengecewakan. Chelsea finis di peringkat kesepuluh dan manajemen disebut mulai mengevaluasi kembali model rekrutmen yang selama ini sangat menitikberatkan pada talenta muda dengan kontrak panjang.

Kondisi skuad juga mempertegas kebutuhan itu. Saat ini, pemain tertua di tim hanyalah Tosin Adarabioyo yang berusia 28 tahun, angka yang menunjukkan betapa mudanya komposisi Chelsea saat ini.

Xhaka Cocok, tapi Negosiasi Tidak Mudah

Xhaka disebut membuka peluang reuni dengan Alonso setelah keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen. Bersama Alonso, ia ikut menjuarai Bundesliga, pengalaman yang membuat namanya dinilai pas untuk peran kepemimpinan di tim baru.

Namun, Sunderland tidak berniat melepas kaptennya begitu saja. Xhaka masih terikat kontrak hingga 2028 dan memegang status penting di klub, sehingga Chelsea harus menyiapkan pendekatan yang hati-hati.

Di Stadium of Light, Xhaka juga menjadi figur populer setelah didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer mencapai €20 juta. Statusnya sebagai kapten tim nasional Swiss membuat posisinya di Sunderland semakin vital.

Alonso Jadi Penentu Arah Transfer

Rencana Chelsea untuk mendatangkan pemain berprofil senior menunjukkan perubahan fokus yang cukup jelas. Klub disebut tidak lagi hanya mengejar bakat muda, tetapi juga figur matang yang bisa langsung memengaruhi permainan dan suasana ruang ganti.

Kehadiran Alonso bisa menjadi kunci dalam menentukan arah itu karena ia diyakini punya suara kuat dalam urusan transfer. Hubungan personalnya dengan Xhaka membuat opsi tersebut terlihat realistis, meski Chelsea juga disebut tidak ingin mengeluarkan dana besar untuk pemain yang akan genap berusia 34 tahun pada September mendatang.

Xhaka saat ini masih fokus membela negaranya di Piala Dunia, sementara masa depannya di level klub tetap menjadi salah satu topik paling menarik dalam rencana belanja Chelsea.

Terbaru