Changan Indonesia masih belum menjadi pemain besar di pasar otomotif Tanah Air, tetapi arah ekspansinya mulai terlihat lebih jelas. Dalam waktu yang masih tergolong singkat, pabrikan asal Tiongkok itu mulai menata pondasi lewat penambahan model dan perluasan jaringan penjualan.
Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menyebut merek ini masih berada di fase awal pengenalan. Ia mengatakan Changan baru efektif hadir sekitar 6 bulan di Indonesia, terhitung sejak peluncuran merek dan produk.
Distribusi Masih Bertumpu Pada Dua Model
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Changan sepanjang Januari hingga Mei 2026 baru mencapai 231 unit. Angka itu seluruhnya berasal dari dua model yang sudah dipasarkan, yaitu Changan Lumin dan Deepal S07.
| Model | Distribusi Januari-Mei 2026 | Keterangan |
|---|---|---|
| Changan Lumin | 119 unit | Penyumbang terbesar |
| Deepal S07 | 112 unit | Selisih tipis di belakang Lumin |
Lumin menjadi model dengan kontribusi terbesar, meski jaraknya dengan Deepal S07 sangat tipis. Komposisi itu menunjukkan penjualan Changan masih bergantung pada dua produk awal yang dikenalkan ke pasar Indonesia.
Jaringan Diler Dan Lini Produk Jadi Senjata Utama
Ridjal menegaskan bahwa pekerjaan rumah Changan masih besar, terutama untuk memperkenalkan merek dan produknya ke konsumen Indonesia. Karena itu, perusahaan akan terus berupaya memperbanyak jaringan diler agar eksistensinya makin kuat.
Di saat yang sama, Changan juga mulai melengkapi lini produknya di Indonesia. Kehadiran Deepal S05 menjadi langkah tambahan untuk memperluas pilihan konsumen di tengah pasar yang sudah padat persaingan.
| Produk | Segmen | Teknologi |
|---|---|---|
| Changan Lumin | Tidak disebutkan | Tidak disebutkan |
| Deepal S07 | Tidak disebutkan | Tidak disebutkan |
| Deepal S05 | Premium | BEV dan REEV |
Deepal S05 diposisikan untuk segmen premium dan dibekali teknologi BEV serta REEV. Dengan tambahan model tersebut, Changan kini memiliki tiga produk yang dipasarkan di Indonesia, yakni Changan Lumin, Deepal S07, dan Deepal S05.
Perluasan portofolio itu menjadi bagian penting dari strategi Changan sebagai pendatang baru. Di tengah pasar yang sudah dipenuhi banyak merek, perusahaan tampaknya memilih dua jalur sekaligus: memperkuat jaringan diler dan menambah model agar nama Changan lebih cepat dikenal konsumen.
www.suara.com mencatat, langkah berikutnya adalah menambah jajaran produk baru mereka di GIIAS 202
Dengan basis distribusi yang masih kecil, Changan masih perlu mengejar kepercayaan pasar sekaligus memperluas jangkauan penjualan. Namun, kombinasi antara diler yang lebih banyak dan portofolio yang makin lengkap memberi sinyal bahwa ekspansi mereka belum berhenti di dua model awal.
Source: www.suara.com






