Canon USA resmi meluncurkan LX-D400 sebagai printer label full-color berukuran 4 inci untuk produksi on-demand. Perangkat ini langsung menyasar kebutuhan cetak label yang menuntut kecepatan tinggi, fleksibilitas media, dan kontrol kerja yang lebih praktis.
Daya tarik utamanya ada pada kecepatan cetak yang diklaim mencapai 13 inci per detik. Canon memosisikan model ini sebagai solusi untuk lingkungan kerja yang membutuhkan hasil cepat tanpa mengorbankan konsistensi warna dan detail visual.
Fokus pada produksi label yang serba cepat
LX-D400 memakai tinta berbasis dye dan mendukung beragam media. Jenis media yang kompatibel meliputi kertas, film, synthetic poly, dan label pre-cut die-cut.
Canon juga membekali perangkat ini dengan driver image-processing dan alat koreksi warna. Kombinasi tersebut ditujukan untuk membantu reproduksi tekstur dan warna agar hasil label lebih mendekati desain aslinya.
Untuk memudahkan pemantauan, printer ini dilengkapi layar sentuh LCD 4,3 inci. Layar utama menampilkan level tinta, status media, dan pengaturan penting agar operator bisa mengecek kondisi mesin dengan lebih cepat.
Opsi RFID untuk alur kerja yang lebih kompleks
Selain fokus pada pencetakan, LX-D400 juga mendukung unit RFID opsional berbasis pita UHF. Dengan tambahan itu, proses pencetakan dan pengkodean data dapat berlangsung secara bersamaan.
Canon menyebut kemampuan tersebut berguna untuk membantu penanganan proses dan pelacakan inventaris di lingkungan operasional yang lebih kompleks. Fitur ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi sekaligus ketertelusuran dalam alur kerja label.
Kehadiran RFID opsional membuat posisi LX-D400 tidak berhenti sebagai printer label biasa. Perangkat ini mulai masuk ke kebutuhan industri yang memerlukan kontrol data lebih rapat di samping kecepatan produksi.
Bagian dari arah besar Canon di segmen industri
Peluncuran LX-D400 juga sejalan dengan portofolio Canon yang mencakup solusi pencitraan digital untuk konsumen, bisnis, dan industri. Perusahaan melayani pasar di Amerika Serikat, Kanada, Amerika Latin, dan Karibia dengan dukungan pendapatan global sekitar $29,5 miliar.
Di saat yang sama, Canon juga memperluas jajaran solusi industri lain. Salah satunya corrPRESS iB17, sistem inkjet industri untuk pencetakan kemasan bergelombang skala besar.
corrPRESS iB17 diperkenalkan dalam European Federation of Corrugated Board Manufacturers Technical Seminar 2025 di Roma, yang berlangsung pada 8 hingga 10 Oktober. Mesin itu dirancang untuk produksi short-to-medium-length dan memakai fitur otomasi untuk mengurangi kebutuhan operator serta memangkas waktu penyelesaian.
Sistem tersebut mampu menghasilkan keluaran setara kualitas offset langsung pada papan bergelombang hingga lebar 1,7 meter. Teknologi itu memakai tinta berbasis air dan primer yang cocok untuk kontak tidak langsung dengan makanan.
Dalam konteks itu, LX-D400 menunjukkan fokus Canon pada kebutuhan pencetakan industri yang berbeda, tetapi sama-sama menuntut efisiensi dan kualitas. Untuk pasar label, arahnya jelas: produksi lebih cepat, opsi media lebih luas, dan kontrol operasional yang lebih ringkas.







