BRIN Temukan Gobi Udang Baru di Banyuwangi, Warnanya Terinspirasi Matahari Terbit

Author: Cung Media

Lima bercak jingga besar di tubuh ikan kecil dari pesisir Banyuwangi menjadi penanda penemuan spesies baru oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ikan tersebut diberi nama Tomiyamichthys oriens sp. nov., sebuah gobi udang yang sejauh ini baru diketahui dari Jawa Timur.

Nama oriens diambil dari bahasa Latin yang berarti timur atau Matahari terbit. Penamaan itu merujuk pada warna jingga cerah ikan sekaligus identitas Banyuwangi yang dikenal sebagai The Sunrise of Java.

Ciri Pembeda dari Spesies Terdekat

Tomiyamichthys oriens memiliki lima bercak jingga terang berukuran besar yang tersusun memanjang di sepanjang tubuhnya. Pada bagian kepala, ikan ini juga mempunyai bercak-bercak kuning kecil.

Karakter lain terlihat pada individu jantan yang memiliki dua filamen memanjang di sirip punggung pertama. Ciri tersebut membedakannya dari spesies lain dalam genus Tomiyamichthys.

Penetapan spesies baru ini tidak hanya didasarkan pada tampilan warna dan bentuk tubuh. Tim peneliti menggunakan pendekatan taksonomi integratif dengan menggabungkan pengamatan morfologi serta analisis DNA.

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Kunto Wibowo, mengatakan dua pendekatan itu diperlukan untuk memperoleh bukti yang lebih menyeluruh. Hasil pemeriksaan menunjukkan karakter T. oriens konsisten dan berbeda dari spesies yang paling dekat dengannya.

“Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” kata Kunto.

Ditemukan di Dasar Perairan Berpasir

Spesies ini diketahui hidup di perairan pesisir Banyuwangi dengan habitat dasar perairan berpasir. Informasi dari nelayan setempat juga menunjukkan ikan tersebut ditemukan di kawasan perairan dangkal.

Gobi udang umumnya dikenal mempunyai hubungan ekologis dengan udang yang menjadi pasangannya. Namun, hubungan Tomiyamichthys oriens dengan udang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Kajian berikutnya diperlukan untuk mengetahui persebaran ikan ini, kebiasaan hidupnya, dan keterkaitannya dengan lingkungan pesisir. Informasi tersebut penting untuk melengkapi pemahaman tentang spesies yang baru diketahui dari Banyuwangi ini.

Masuk Catatan Ilmiah Internasional

Penemuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional ZooKeys Volume 1283 Tahun 2026. Artikel ilmiahnya berjudul Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia.

Publikasi tersebut mencatat T. oriens sebagai tambahan spesies ikan yang dideskripsikan dari perairan Indonesia. Temuan ini memperlihatkan bahwa kawasan pesisir Nusantara masih menyimpan kekayaan hayati laut yang belum seluruhnya terdokumentasi.

BRIN terus memperkuat riset biosistematika sebagai dasar ilmiah bagi konservasi, pengelolaan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Dokumentasi spesies seperti gobi udang dari Banyuwangi ini menjadi bagian dari upaya mengenali biodiversitas laut Indonesia secara lebih utuh.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru