
Brand otomotif asal China, Lepas, bergerak agresif memperluas pijakannya di Indonesia dengan target jaringan yang jauh lebih besar. Setelah membuka jaringan purna jual di Pluit, Jakarta, merek ini menyiapkan tambahan 40 dealer baru hingga akhir 2026.
Head of Sales LEPAS Indonesia, Muhammad Alif Aldila, menyebut pengembangan jaringan akan difokuskan ke kota-kota besar. Ia mengatakan hingga Juni akan ada 10 jaringan, lalu bertambah 40 jaringan lagi sampai akhir 2026.
Ekspansi tidak berhenti di Jabodetabek
Langkah ini menunjukkan Lepas tidak hanya mengejar kehadiran produk, tetapi juga memperkuat akses layanan bagi konsumen. Di pasar otomotif nasional, jaringan penjualan dan purna jual yang luas menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan.
Presiden Direktur PT Mayapada Auto Mitra (MAS), Djunaedi Hadiwidjaja, menyebut Semarang dan Pekanbaru masuk daftar wilayah pengembangan berikutnya. Dua kota itu akan mendapat jaringan dealer Lepas sebagai bagian dari ekspansi yang lebih besar.
Arah perluasan tersebut menegaskan bahwa Lepas menargetkan kota-kota dengan basis pasar yang dinilai potensial. Strategi ini juga memperlihatkan bahwa ekspansi mereka tidak hanya terpusat di wilayah Jabodetabek.
Lini produk mulai disiapkan
Di sisi produk, Lepas sudah menghadirkan satu model, yakni L8. Model ini disebut akan segera meluncur, sementara model lain bernama E4 juga dijadwalkan hadir.
Kehadiran lini model baru berjalan seiring dengan pembukaan jaringan dealer. Pola seperti ini biasanya dipakai merek otomotif baru agar distribusi, promosi, dan layanan purna jual bergerak bersama.
Desain jadi pembeda utama
Seluruh lini model Lepas disebut dibekali teknologi canggih dan desain ala Leopard. Ciri yang paling menonjol terlihat pada desain lampu depan yang menggambarkan Leopard serta lekukan bodi yang stylish.
Pendekatan desain itu menjadi identitas visual yang ingin dibawa Lepas ke pasar Indonesia. Di tengah persaingan merek China yang makin kuat, pembeda visual seperti ini sering dipakai untuk menarik perhatian konsumen sejak awal.
Masuknya Lepas dengan rencana dealer yang agresif menambah daftar merek China yang serius memburu pasar otomotif nasional. Dengan target puluhan jaringan baru serta rencana masuk ke Semarang dan Pekanbaru, merek ini sedang membangun fondasi yang lebih kuat untuk memperluas penerimaan konsumen di Indonesia.
Source: voi.id




