Belgia Masih Rapuh, Senegal Punya Celah Besar untuk Kejutan

Belgia datang ke laga ini dengan status juara grup, tetapi banyak tanda tanya masih melekat pada performa mereka. Senegal melihat itu sebagai kesempatan terbaik untuk memaksakan pertandingan berjalan jauh lebih rumit dari dugaan banyak orang.

Masalah utama Belgia ada pada tempo permainan yang cenderung lambat dan ketergantungan pada aksi cepat Jérémy Doku untuk menghidupkan serangan. Saat lawan tampil disiplin dan fisik, pola seperti ini membuat Setan Merah terlihat rentan.

Belgia belum benar-benar meyakinkan

Kelolosan Belgia tidak datang dengan dominasi yang utuh. Mereka sempat tidak menang dalam dua laga awal fase grup, lalu baru menunjukkan taji saat menghajar Selandia Baru 5-1 di partai terakhir.

Fakta itu juga membuat mereka jadi tim pertama sejak Amerika Serikat pada 2010 yang finis pertama di grup tanpa memenangi dua laga pembuka. Catatan tersebut mempertegas bahwa perjalanan Belgia belum sebersih yang terlihat dari klasemen akhir.

Senegal punya modal untuk menekan

Senegal datang dengan gaya bermain yang lebih agresif dan ritme serangan cepat. Organisasi permainan mereka yang rapi bisa menjadi ujian terberat bagi Belgia di turnamen ini.

Kecepatan dan kelincahan Senegal juga pernah menyulitkan Prancis, yang sejauh ini disebut sebagai tim paling impresif di turnamen. Selama 45 menit, pertahanan rapat dan serangan balik kilat Senegal mampu membuat lawan kesulitan mencari ruang.

Ismaila Sarr menjadi salah satu senjata paling menonjol. Penyerang Senegal itu sudah terlibat dalam empat gol tahun ini dan mencetak tiga gol, setelah meneruskan ketajamannya bersama Crystal Palace ke panggung internasional.

Kolaborasi Sarr dengan Nicolas Jackson menambah ancaman di lini depan. Jackson dikenal efektif menembus pertahanan, sedangkan Sarr bisa memanfaatkan ruang yang muncul dari pergerakan cepat lawan.

TimCatatan MenonjolStatistik Fase Grup
BelgiaJuara grup, namun sempat tidak menang dalam dua laga awal8 gol, 73 tembakan ke gawang
SenegalAgresif, cepat, dan rapi dalam organisasi permainan14 gol dalam tiga laga

Laga berpotensi terbuka

Skor tinggi bukan skenario yang sulit dibayangkan dalam duel ini. Senegal mencetak 14 gol dalam tiga laga fase grup, sedangkan Belgia membukukan 8 gol.

Data Opta menunjukkan Belgia menjadi tim dengan jumlah tembakan ke gawang terbanyak di fase grup, yakni 73 kali. Angka itu menandakan mereka tetap punya kapasitas menyerang, meski efektivitas dan keseimbangan permainan masih dipertanyakan.

Prediksi yang mengemuka mengarah pada kemenangan Senegal 2-1. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 03.00 waktu Vietnam, dengan nama-nama seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, dan Jérémy Doku di kubu Belgia, sementara Senegal mengandalkan Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, Ismaila Sarr, Nicolas Jackson, dan Sadio Mane.

Source: www.vietnam.vn

Terkait