Baznas Kota Lubuk Linggau belum bisa menyalurkan bantuan untuk UMKM karena masih menunggu data resmi dari Dinas Koperasi dan UMKM. Meski begitu, lembaga ini sudah menyiapkan proses verifikasi ketat agar bantuan tidak salah sasaran.
Ketua Baznas Kota Lubuk Linggau, Marjianto, menegaskan bahwa peran Baznas hanya sebagai penyalur. Daftar calon penerima tetap harus datang dari Pemerintah Kota melalui dinas terkait sebelum masuk ke tahap pengecekan ulang.
Data resmi jadi pintu awal penyaluran
Selama data belum diterima, Baznas memilih menunggu sambil menjaga koordinasi dengan Pemkot. Marjianto mengatakan komunikasi terus dilakukan agar kebutuhan administrasi tidak menghambat program yang sudah disiapkan itu.
Setelah daftar calon penerima masuk, tim Baznas akan memeriksa kembali satu per satu nama yang dikirim. Jika ada calon penerima yang dinilai tidak layak, nama tersebut akan diganti sebelum bantuan diberikan.
Verifikasi ketat untuk cegah salah sasaran
Baznas menempatkan verifikasi sebagai langkah utama dalam program bantuan UMKM. Pemeriksaan detail dilakukan agar bantuan benar-benar diterima pelaku usaha yang memenuhi kriteria dan paling membutuhkan dukungan.
Skema ini juga membuat proses penyaluran berada dalam satu jalur data yang jelas. Dengan begitu, risiko salah sasaran dapat ditekan dan distribusi bantuan bisa lebih terukur.
Program unggulan Pemkot ikut didorong
Bantuan UMKM ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Lubuk Linggau. Baznas mendukung program tersebut dengan tugas menyalurkan bantuan kepada penerima yang ditetapkan melalui dinas terkait.
Selain bantuan UMKM, Baznas Kota Lubuk Linggau juga sedang mengevaluasi penerima bantuan beasiswa. Pendataan ulang dilakukan bersamaan agar program lain yang dikelola lembaga itu juga bisa segera dituntaskan.
Jadwal belum pasti, tim sudah siap
Hingga kini, Baznas belum bisa memastikan kapan penyaluran bantuan UMKM dimulai karena jadwal resmi dari Pemkot belum diterima. Namun, tim di internal lembaga disebut sudah siap bekerja begitu data final tersedia.
Marjianto menyebut proses pengecekan hingga distribusi bisa langsung dijalankan tanpa harus menunggu terlalu lama lagi. Targetnya, pendataan dan administrasi yang sedang dikerjakan bisa segera rampung agar penyaluran berjalan lancar.
Di tengah proses itu, Baznas tetap fokus pada validasi nama penerima, pembaruan data beasiswa, dan koordinasi dengan Pemkot agar program bantuan bagi pelaku usaha kecil segera memasuki tahap penyaluran.







