Bank Mandiri Bawa 2 UMKM ke New York, Pintu Ekspor Makin Terbuka

Author: Cung Media

Bank Mandiri membawa dua UMKM binaannya ke Summer Fancy Food Show 2026 di Javits Center, New York, pada 28 hingga 30 Juni 2026. Langkah ini memperlihatkan bagaimana pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, dan akses pasar dirangkai menjadi satu ekosistem untuk mendorong UMKM naik kelas.

Kehadiran Fisnack dan SILA Tea di ajang makanan dan minuman terbesar di Amerika Utara itu memberi kesempatan bertemu importir, distributor, retailer, dan pelaku industri global. Bagi produk Indonesia, forum seperti ini menjadi pintu penting untuk memperluas pasar internasional secara lebih serius.

Ekosistem pemberdayaan jadi fokus

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, menyebut partisipasi ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem pemberdayaan UMKM. Ia menekankan bahwa akses pembiayaan, pendampingan usaha, digitalisasi, dan perluasan pasar internasional harus berjalan terpadu agar pelaku usaha lebih tangguh dan berdaya saing.

Bank Mandiri juga menyiapkan program lain seperti Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Mikro Fest (MMF). Dua program itu menjadi ruang pengembangan inovasi, peningkatan kompetensi, dan penguatan daya saing UMKM binaan agar siap bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Dalam keterangannya pada Rabu (15/7), Bayu mengatakan, “Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional, Bank Mandiri melalui Mandiri Cayman Islands Branch memfasilitasi partisipasi dua UMKM binaan, yakni Fisnack dan SILA Tea.”

Dua produk, dua karakter pasar

SILA Tea, yang merupakan alumni WMM, membawa teh premium khas Indonesia yang sudah memenuhi standar pasar ekspor. Sementara itu, Fisnack sebagai binaan MMF menampilkan camilan berbahan dasar ikan dengan inovasi produk dan kemasan yang disiapkan untuk pasar internasional.

UMKM Program Binaan Produk Keterangan
SILA Tea Wirausaha Muda Mandiri (WMM) Teh premium khas Indonesia Telah memenuhi standar pasar ekspor
Fisnack Mandiri Mikro Fest (MMF) Camilan berbahan dasar ikan Mengusung inovasi produk dan kemasan untuk pasar internasional

Partisipasi keduanya juga lahir dari sinergi Bank Mandiri dan Atase Perdagangan RI di Washington, D.C. Kolaborasi ini diwujudkan lewat promosi pemberdayaan UMKM Indonesia dan business matching untuk memperluas peluang ekspor serta meningkatkan kesiapan pelaku usaha masuk ke pasar global.

Lebih dari 700 UMKM sudah dibina

Hingga kini, Bank Mandiri telah membina lebih dari 700 UMKM dari berbagai sektor usaha. Pembinaan itu mencakup peningkatan kapasitas, digitalisasi bisnis, penguatan daya saing, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Keikutsertaan di Summer Fancy Food Show 2026 dipandang sebagai momentum strategis untuk memperluas jejaring bisnis internasional. Kesempatan bertemu pembeli global juga membuka jalan bagi peningkatan potensi ekspor produk nasional secara berkelanjutan.

Bank Mandiri menempatkan langkah ini sebagai bagian dari strategi membangun keunggulan berkelanjutan bagi UMKM Indonesia melalui penguatan kapasitas, akses pasar, dan kolaborasi lintas ekosistem. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, bank ini menyebut transformasi BUMN perlu berjalan lewat penguatan kolaborasi, inovasi layanan, dan pemberdayaan sektor produktif.

Bayu menegaskan, ke depan Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah, pelaku industri, dan berbagai mitra strategis untuk mempercepat transformasi UMKM Indonesia menjadi pelaku usaha berkelas dunia. “Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami berkomitmen menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang semakin inklusif dan berkelanjutan sehingga UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Source: finansial.bisnis.com
Terbaru