BAIC T1 Sudah di Dealer, Kabin Lega dan Skyroof Besar Jadi Senjata Utama

BAIC T1 sudah terlihat di salah satu dealer di Indonesia sebelum resmi dijual. Kehadiran unit ini memberi sinyal bahwa peluncuran mobil listrik terbaru BAIC memang tinggal menunggu waktu.

Yang membuat model ini mencuri perhatian bukan cuma statusnya sebagai BEV, tetapi juga posisi produk yang dibawa ke rentang Rp 300 jutaan hingga di bawah Rp 400 jutaan. Di segmen itu, BAIC T1 datang dengan bodi besar dan kabin yang tampak disiapkan untuk mengalahkan kesan hatchback pada umumnya.

Dimensi yang lebih besar dari bayangan hatchback

BAIC T1 disebut sebagai hatchback, tetapi ukurannya jauh dari citra hatchback kompak biasa. Mobil ini memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm.

Salah satu angka yang paling menonjol ada pada jarak sumbu roda 2.770 mm. Nilai itu disebut sebagai yang terpanjang di kelasnya, dan inilah yang membuat BAIC menonjolkan akomodasi kabin sebagai daya tarik utama.

Dampaknya terasa pada ruang duduk yang dijanjikan lebih lega untuk pengemudi dan penumpang. Dengan dimensi seperti ini, BAIC T1 lebih dekat ke mobil yang memprioritaskan kelapangan ketimbang sekadar bentuk kompak.

Kabin premium dengan banyak ruang simpan

Di interior, BAIC mengusung konsep Premium Cabin Experience. Di China, model ini bahkan diklaim masuk kategori High-End Smart NEV atau New Energy Vehicle.

Fokus pada kenyamanan kabin juga terlihat dari klaim kekedapan yang ditopang body soundproof hingga 85 persen. Selain itu, tersedia 32 kompartemen penyimpanan yang bisa sangat berguna untuk kebutuhan harian.

Fitur lain yang ikut memperkuat kesan lega adalah skyroof yang diklaim terbesar di kelasnya. Kehadiran fitur ini biasanya memberi nuansa kabin yang lebih terang dan terbuka.

Isi daya cepat, dibekali bantuan parkir dan ADAS

BAIC T1 sudah dibekali fast charging untuk mendukung penggunaan harian. Dari 30 persen ke 80 persen, waktu pengisian dayanya disebut sekitar 25 menit.

Mobil ini juga membawa fitur self-parking otomatis untuk memudahkan pengemudi saat parkir. Di sisi keselamatan, BAIC menyematkan 12 fitur keselamatan canggih yang tergabung dalam ADAS Level 2.

Untuk pasar Indonesia, model ini tidak memakai nama Arcfox seperti di China. BAIC memilih nama BAIC T1 agar identitas produknya lebih selaras dengan strategi merek di dalam negeri.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, sebelumnya menyebut peluncuran T1 ditargetkan berlangsung di awal Juli atau sebelum GIIAS untuk media, lalu diperkenalkan ke konsumen pada ajang GIIAS akhir Juli 2026. Kehadiran unit di dealer membuat jadwal itu semakin terasa dekat, terutama bagi calon pembeli mobil listrik di kisaran harga menengah.

Source: otodriver.com

Terkait