BAIC T1 mulai mengumpulkan peminat ketika harga resminya belum diumumkan. Sebanyak 50 unit sudah tercatat dalam tahap pre-booking awal, memberi sinyal awal persaingan yang makin ramai di segmen mobil listrik.
BAIC Indonesia kini melanjutkan program pemesanan awal tersebut dengan kuota hingga 300 unit. Konsumen yang mengikuti tahap pre-booking juga berpeluang mendapatkan hadiah utama dari program yang disiapkan perusahaan.
Harga Baru Dibuka di GIIAS 2026
Harga resmi BAIC T1 dijadwalkan diumumkan pada pembukaan GIIAS 2026. BAIC belum merinci banderolnya, tetapi memastikan posisi harga model ini akan dibuat kompetitif di pasar kendaraan listrik.
Head of Public Relations, Sales Training & Homologation PT JIO Distribusi Indonesia, Fedy Dwi Parileksono, mengatakan minat pada tahap awal datang lebih cepat dari perkiraan. Ia menyampaikan program pre-booking akan tetap berjalan sampai mencapai kuota 300 unit.
“Nanti kita akan launching harga pada saat GIIAS dengan harga yang cukup menarik. Kita tidak bisa terlalu murah, tapi harga kita akan jadi lebih kompetitif di market GIIAS 2026,” kata Fedy.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pre-booking awal | 50 unit |
| Kuota pre-booking | Hingga 300 unit |
| Pengumuman harga | Saat pembukaan GIIAS 2026 |
| Rencana perakitan lokal | CKD mulai 2027 |
Model Listrik Pertama BAIC di Indonesia
BAIC T1 menjadi model listrik pertama BAIC yang dipasarkan di Indonesia. Model ini merupakan hasil rebadge dari Arcfox T1 yang sebelumnya telah dipasarkan di China.
Kehadirannya memperluas portofolio BAIC yang mencakup kendaraan bensin, hybrid, dan kendaraan listrik berbasis baterai. Seluruh lini produk tersebut juga direncanakan tampil di Hall 1C pada GIIAS 2026.
Di tengah harga yang masih ditutup, BAIC sudah menyiapkan sejumlah perangkat yang lazim dicari konsumen mobil listrik. T1 dibekali dukungan pengisian cepat DC, sistem bantuan pengemudi ADAS Level 2, hingga pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA.
Dimensi dan Bekal Performa BAIC T1
Mobil ini bermain di kelas hatchback crossover dengan panjang 4.337 mm dan lebar 1.860 mm. Tingginya mencapai 1.572 mm, sementara wheelbase yang digunakan berukuran 2.770 mm.
BAIC T1 memakai motor listrik berkekuatan 70 kW atau setara 94 Tk. Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 42,3 kWh.
| Spesifikasi | BAIC T1 |
|---|---|
| Segmen | Hatchback crossover |
| Dimensi | 4.337 x 1.860 x 1.572 mm |
| Wheelbase | 2.770 mm |
| Motor listrik | 70 kW atau 94 Tk |
| Baterai | LFP 42,3 kWh |
| Jarak tempuh klaim | Hingga 425 kilometer |
Dengan baterai tersebut, BAIC mengklaim T1 mampu menempuh hingga 425 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka jarak tempuh ini menjadi salah satu modal yang dibawa model tersebut sebelum harga resminya diumumkan.
Fitur lain yang tersedia mencakup panoramic glass roof, Vehicle-to-Load atau V2L, serta Vehicle-to-Vehicle Charging atau V2V. Sistem ini memungkinkan mobil menyediakan daya untuk perangkat lain dan mendukung pengisian ke kendaraan lain.
Rencana perakitan lokal BAIC T1 melalui skema completely knocked down atau CKD disebut akan dimulai pada 2027. Untuk saat ini, perhatian pasar akan tertuju pada pengumuman harga di GIIAS 2026 serta perkembangan kuota pemesanan awalnya.
