Suzuki memberi penyegaran pada Hustler di Jepang dan langsung mengangkat karakter mobil mungil ini menjadi lebih tegas. Model kei car yang kerap dijuluki Baby Jimny itu kini tampil lebih gahar sekaligus membawa paket fitur keselamatan yang lebih lengkap.
Pembaruan ini penting karena Hustler masih menjadi salah satu andalan Suzuki di segmen mobil mungil. Setelah enam setengah tahun sejak generasi keduanya meluncur, model ini kembali dibenahi untuk menjaga daya tariknya di pasar domestik Jepang.
Wajah dibuat lebih tegas
Perubahan paling mencolok terlihat di bagian depan. Suzuki memasang gril yang lebih besar dan merombak desain lubang udara pada bumper agar tampilannya terasa lebih tangguh.
Karakter petualang dibuat lebih kuat pada varian Tough Wild. Suzuki menambahkan bumper plastik tanpa cat, aksen metalik, serta gril dengan tulisan Suzuki yang mengingatkan pada identitas desain Jimny.
Aura outdoor itu juga diperkuat lewat pilihan warna baru. Suzuki menghadirkan Fusion Yellow Pearl Metallic dengan atap Gunmetal dan Woodland Khaki Metallic dengan atap Urban Brown.
Dua kombinasi warna tersebut menegaskan posisi Hustler sebagai kei car bergaya SUV. Mobil ini tetap mempertahankan dimensi kompak, tetapi kini tampil dengan ekspresi visual yang lebih berani.
Fitur keselamatan ikut naik kelas
Pembaruan tidak berhenti di eksterior. Suzuki juga menambah rem parkir elektronik sebagai fitur standar di seluruh lini.
Di sektor keselamatan, Hustler terbaru mendapat penyegaran pada sistem Dual Sensor Brake Support II. Paket ini mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, dan Blind Spot Monitoring yang kini tersedia di seluruh jajaran model.
Penambahan fitur itu menjadi nilai penting bagi konsumen kei car. Fitur bantuan berkendara yang lebih lengkap memberi dukungan lebih besar untuk pemakaian harian maupun perjalanan jarak menengah.
Suzuki tampak ingin menjaga Hustler tetap kompetitif bukan hanya lewat desain. Pabrikan juga menaruh perhatian pada teknologi keselamatan aktif yang kini makin dicari pada mobil kompak.
Mesin tetap pakai 660cc mild hybrid
Untuk urusan performa, Suzuki tidak mengubah dasar teknisnya. Hustler terbaru tetap mengandalkan mesin tiga silinder 660cc dengan teknologi mild hybrid.
Ada dua pilihan karakter mesin yang ditawarkan. Opsi pertama adalah naturally aspirated dengan tenaga 48 hp, sedangkan opsi kedua adalah turbocharged dengan output 63 hp.
Seluruh tenaga disalurkan lewat transmisi CVT. Suzuki juga tetap menyediakan opsi penggerak roda depan dan penggerak empat roda sesuai kebutuhan konsumen di Jepang.
Kombinasi ini menjaga identitas Hustler sebagai kei car yang efisien dan fleksibel. Opsi AWD juga membuat mobil ini tetap relevan bagi konsumen yang membutuhkan mobil mungil dengan kemampuan lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Harga dan target pasar
Di Jepang, Suzuki Hustler terbaru dipasarkan mulai 1.599.400 yen untuk tipe terendah. Varian tertinggi Tough Wild dibanderol 2.048.200 yen.
Dalam penyebutan yang beredar, harga awalnya setara sekitar Rp165 jutaan. Sementara varian Tough Wild berada di kisaran Rp212 jutaan.
Suzuki menargetkan penjualan Hustler mencapai 7.000 unit per bulan di pasar Jepang. Target itu didukung catatan model ini yang sudah membukukan penjualan lebih dari satu juta unit sejak pertama kali diperkenalkan pada 2014.
Catatan tersebut menunjukkan Hustler bukan model kecil yang sekadar mengandalkan desain unik. Mobil ini sudah menjadi produk penting Suzuki berkat kombinasi tampilan berbeda, ukuran ringkas, dan karakter serbaguna.
Source: www.suara.com






