Auto2000 semakin jauh melangkah dari citra lamanya sebagai jaringan diler dan layanan purnajual Toyota. Melalui GR Garage Auto2000 Racing Team, perusahaan ini kini masuk ke arena balap nasional dengan membawa misi yang lebih luas dari sekadar mengejar podium.
Langkah itu menandai perubahan peran Auto2000 dalam ekosistem otomotif Indonesia. Motorsports diposisikan sebagai bagian dari strategi bisnis, pengembangan kompetensi, dan inovasi yang bisa berdampak langsung ke operasional serta layanan pelanggan.
Tim GR Garage Auto2000 Racing Team akan turun pada musim 2026 di Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race 1200 dan Agya One Make Race. Keduanya digelar dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Bagi Auto2000, balap bukan hanya soal hasil akhir di lintasan. Chief Executive Auto2000 Anton Jimmi Suwandy menilai keterlibatan di ajang ini dapat melatih ketepatan kerja, kecepatan mengambil keputusan, kerja sama tim, dan pemanfaatan teknologi yang relevan untuk bisnis.
Pendekatan tersebut membuat sirkuit dipandang sebagai laboratorium nyata. Pengalaman dari lintasan kemudian diarahkan untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kualitas layanan di jaringan Auto2000.
Balap sebagai ruang uji kompetensi
Auto2000 juga melihat motorsport sebagai sarana penguatan kemampuan teknis. Chief Marketing Auto2000 Yagimin menyebut arena balap memberi pengalaman langsung bagi mekanik dalam menangani kendaraan kompetisi.
Pengalaman itu diharapkan ikut meningkatkan mutu layanan bengkel. Mekanik yang terbiasa menghadapi tuntutan performa dan presisi di mobil balap diyakini punya bekal lebih kuat saat melayani konsumen sehari-hari.
Karena itu, keikutsertaan di kejuaraan nasional tidak berdiri sebagai proyek citra semata. Auto2000 menempatkannya sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia di sektor otomotif.
GR Garage Auto2000 Racing Team sendiri tergolong tim baru. Tim independen ini diresmikan pada Mei 2025 dan langsung menunjukkan hasil menjanjikan pada musim perdananya.
Dalam debut tersebut, tim mengoleksi 21 podium di kelas ITCR 1200 dan Agya OMR. Capaian itu membawa GRT finis sebagai tim terbaik ketiga secara keseluruhan, meski harus bersaing dengan tim-tim yang mendapat dukungan langsung dari pabrikan otomotif.
Rekam jejak itu menjadi modal penting saat tim menatap musim berikutnya. Usianya yang masih muda tidak menghalangi tim untuk tampil kompetitif di level nasional.
Toyota Agya tetap jadi andalan
Memasuki musim 2026, GR Garage Auto2000 Racing Team kembali mengandalkan Toyota Agya sebagai senjata utama. Mobil ini telah mendapat berbagai pengembangan khusus untuk kebutuhan balap.
Proses pengembangan Agya tersebut didukung oleh Toyota Gazoo Racing Indonesia dan Toyota Customizing & Development. Dukungan ini memperkuat fondasi teknis mobil agar siap bersaing di lintasan.
Pemilihan Agya juga didasari penilaian bahwa mobil ini punya dasar yang baik untuk kompetisi. Karakter dasarnya dianggap cukup mendukung peningkatan performa di arena balap.
Karena itu, pengembangan tidak hanya fokus pada ubahan besar. Penyempurnaan setelan kendaraan juga menjadi perhatian utama agar mobil sesuai dengan karakter sirkuit dan gaya membalap masing-masing pembalap.
Strategi itu menjadi penting karena seluruh seri yang diikuti berlangsung di Sirkuit Mandalika. Setelan yang tepat akan sangat menentukan konsistensi performa mobil sepanjang musim.
GR Garage jadi penguat ekosistem
Keterlibatan Auto2000 di dunia balap berjalan seiring dengan pengembangan GR Garage by Auto2000. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat layanan kendaraan, tetapi juga sebagai pusat aktivitas otomotif dan komunitas.
Layanan yang tersedia mencakup pemasangan GR Performance Parts, dyno test, konsultasi modifikasi, dan pengembangan kendaraan berperforma tinggi. Kehadiran layanan tersebut mempertegas hubungan antara motorsport dan kebutuhan konsumen yang lebih luas.
GR Garage by Auto2000 juga disiapkan sebagai ruang interaksi bagi penggemar otomotif. Di dalamnya ada kafe, simulator balap, area pertemuan, dan ruang multifungsi yang bisa dimanfaatkan komunitas.
Langkah ini menunjukkan posisi baru Auto2000 dalam industri otomotif nasional. Perusahaan tidak lagi berhenti di penjualan dan layanan purnajual Toyota, tetapi juga masuk ke ruang pengembangan performa, komunitas, dan motorsport.
Dengan membawa tim independen ke kejuaraan nasional, Auto2000 menempatkan balap sebagai bagian dari penguatan ekosistem. Dari lintasan, bengkel, hingga pengembangan teknisi, seluruhnya diarahkan untuk membentuk peran yang lebih luas di industri otomotif Indonesia.
Source: kabaroto.com






