Audi Hidupkan Lagi V16 Legendaris Ini, Desain 91 Tahun Lalu Masih Terasa Maju

Audi kembali menarik perhatian lewat kebangkitan mesin balap paling liar dari era pra-perang. Auto Union Lucca hadir sebagai tribute buatan tangan untuk mobil pemecah rekor yang hilang, tetapi dasar desainnya sudah lahir 91 tahun sebelum mobil ini dirakit.

Yang membuat proyek ini terasa menonjol bukan hanya usianya yang tua. Bentuknya dibuat sedemikian ekstrem hingga seperti melompat dari masa lalu ke era hypercar modern, padahal akar teknis dan visualnya berasal dari dunia balap 1930-an.

Nama yang terhubung ke rekor kecepatan

Nama Lucca diambil dari sebuah kota di Italia yang dekat dengan lokasi saat versi khusus Auto Union Type A pernah mencatat 203 mph atau 327 km/jam. Rekor itu mengalahkan capaian Rudolf Caracciola, yang sebelumnya membukukan 197 mph atau 317 km/jam dengan mobil Benz beberapa bulan lebih awal.

Angka-angka itu tetap terdengar besar bahkan menurut ukuran sekarang. Porsche 911 Turbo S 2026 disebut mampu mencapai 200 mph atau 322 km/jam, sementara pada 1935 mobil rata-rata masih kesulitan menembus 50 mph atau 80 km/jam.

Mesin 16 silinder dari masa persaingan brutal

Lucca lahir dari masa ketika Audi, melalui Auto Union, terlibat persaingan sengit melawan Mercedes dan Silver Arrows. Mobil aslinya dibekali mesin 5,0 liter 16 silinder dengan output 338 hp atau 343 PS, angka yang pada zamannya terdengar nyaris mustahil.

Nasib unit asli mobil ini sendiri tidak jelas hingga kini. Sejumlah mobil kompetisi Auto Union hilang di balik Tirai Besi menuju Rusia komunis selama perang dan tak pernah terlihat lagi.

Karena itu, pembuatan Lucca tidak bergantung pada satu mobil asli yang masih utuh. Proyek rekreasi ini dikerjakan oleh spesialis motorsport klasik asal Inggris, Crossthwaite and Gardiner, yang juga pernah menangani proyek lain seperti Type 52 untuk Audi Tradition.

Dibangun dari foto, bukan sekadar data digital

Pengerjaannya tidak dilakukan dengan cara sederhana seperti memindai gambar lama lalu memasukkannya ke perangkat CAD modern. Crossthwaite and Gardiner memang memiliki sejumlah dokumen dari arsip Audi, tetapi mereka sangat bergantung pada rangkaian foto asli selama proses pembangunan yang memakan waktu tiga tahun.

Hasil akhirnya terlihat ekstrem, bahkan untuk ukuran mobil performa tinggi modern. Bodinya tampil seolah dibentuk angin, lengkap dengan roda tertutup, kanopi halus, dan buritan yang mengerucut tajam.

Pendekatan aerodinamika seperti itu baru umum di mobil jalan raya pada 1980-an. Pada mobil balap era 1930-an, setiap bagian kecil dari koefisien hambatan sangat penting karena target utamanya adalah kecepatan puncak.

Tetap ada penyesuaian untuk mobil jadi

Meski sangat dekat dengan wujud aslinya, Lucca tetap mendapat beberapa perubahan halus. Salah satunya adalah sistem ventilasi yang diperbaiki agar bodi tidak terlalu panas, memakai ide yang diadaptasi dari Auto Union di balapan AVUS, Berlin, pada Mei 1935.

Mesin juga ditingkatkan menjadi 6,0 liter dengan tenaga 513 hp atau 520 PS. Perubahan ini dilakukan demi keandalan yang lebih baik, bukan untuk mengubah karakter dasar mobil secara drastis.

Dalam bentuk akhirnya, bobot Lucca tercatat 960 kg atau 2.116 lbs. Secara teori, angka itu membuatnya seharusnya lebih cepat dari pendahulunya, tetapi Audi tidak punya rencana untuk menguji klaim tersebut.

Mobil one-off berwarna perak ini tetap akan tampil di Goodwood Festival of Speed pada Juli. Di sana, publik bisa melihat bagaimana desain balap dari 91 tahun lalu masih terasa relevan ketika diwujudkan kembali dengan ketelitian modern.

Source: www.carscoops.com

Terkait