Asus Bawa Zenbook S14 Dan S16 OLED, Tipis 1,1 Cm Tapi Tahan Kerja AI Seharian

Asus kembali menggarap pasar laptop premium Indonesia dengan membawa Zenbook S14 OLED dan Zenbook S16 OLED. Dua model ini mengandalkan bodi setipis 1,1 cm, bobot mulai 1,2 kg, dan dukungan AI kelas Copilot+ PC untuk pengguna yang butuh perangkat ringan tetapi tetap bertenaga.

Kombinasi layar OLED 3K 120Hz, NPU hingga 50 TOPS, dan baterai besar menjadi senjata utama keduanya. Asus juga memosisikan seri ini sebagai opsi untuk mobilitas tinggi tanpa mengorbankan fitur yang biasanya dicari pekerja kreatif dan profesional mobile.

Tipis, ringan, dan siap untuk fitur AI lokal

Zenbook S14 OLED dan Zenbook S16 OLED sama-sama memakai material Ceraluminium. Asus mengklaim material ini 30% lebih ringan dan tiga kali lebih kuat terhadap gesekan, sehingga perangkat tetap mendukung desain tipis tanpa terasa rapuh.

Keduanya sudah masuk kategori Copilot+ PC. Artinya, laptop ini mendukung fitur AI seperti Recall, Cocreator, Image Creator, dan Live Captions langsung di perangkat.

Perbedaan paling jelas ada pada platform dan ukuran layar. Zenbook S14 OLED memakai Intel Core Ultra 9 386H atau Panther Lake, sedangkan Zenbook S16 OLED menggunakan AMD Ryzen AI 9 465.

Untuk urusan pemrosesan AI, dua model ini sama-sama membawa NPU hingga 50 TOPS. Spesifikasi itu penting karena menjadi salah satu syarat untuk menjalankan pengalaman Copilot+ PC secara lokal.

Layar OLED besar, S16 dapat sentuhan

Zenbook S14 OLED hadir dengan panel OLED 14 inci, sedangkan Zenbook S16 OLED memakai OLED 16 inci. Keduanya membawa resolusi 3K 2880 x 1800 piksel dan refresh rate 120Hz.

Asus juga membekali keduanya dengan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits. Layar ini sudah mengantongi VESA Certified dan Pantone Validated, sementara Zenbook S16 OLED mendapat tambahan layar sentuh.

Kombinasi panel OLED, resolusi tinggi, dan refresh rate cepat membuat dua laptop ini berada di kelas premium. Karakter seperti ini biasanya diburu pengguna yang membutuhkan tampilan tajam untuk bekerja dan menikmati konten visual.

Performa tinggi, pendingin besar, dan port lengkap

Asus menyematkan RAM LPDDR5X 32GB dan SSD NVMe PCIe 1TB pada Zenbook S14 OLED dan Zenbook S16 OLED. Kapasitas itu menempatkan keduanya langsung di level atas tanpa perlu konfigurasi tambahan.

Untuk menjaga suhu tetap stabil, Asus memakai sistem pendingin dengan vapor chamber 37% lebih besar. Sistem ini diklaim mampu menurunkan temperatur perangkat hingga 4 derajat Celsius.

Sektor audio juga dibedakan pada dua model ini. Zenbook S14 OLED membawa empat speaker, sedangkan Zenbook S16 OLED hadir dengan enam speaker.

Meski bodinya tipis, pilihan port tetap disediakan cukup lengkap. Asus menanamkan slot SD card, USB Type-A 3.2 Gen 2, US4 Type C, HDMI 2.1, dan audio jack.

Baterai besar untuk kerja seharian

Asus menonjolkan daya tahan baterai sebagai nilai jual penting. Zenbook S14 OLED memakai baterai 77Wh yang diklaim tahan hingga 27 jam.

Zenbook S16 OLED membawa baterai 83Wh yang lebih besar. Daya tahannya disebut mencapai hingga 23 jam.

Pola ini menunjukkan arah yang berbeda pada dua model tersebut. Zenbook S14 lebih menekan mobilitas, sedangkan Zenbook S16 menawarkan layar lebih besar dan fitur sentuh dengan baterai yang tetap besar.

Zenbook 14 OLED ikut diperbarui

Selain seri S, Asus juga memperbarui Zenbook 14 OLED di Indonesia. Laptop ini memakai layar OLED 14 inci beresolusi WUXGA 1920 x 1200 piksel, rasio 16:10, refresh rate 60Hz, dan kecerahan hingga 600 nits.

Zenbook 14 OLED punya screen-to-body ratio 87% dan ditenagai AMD Ryzen AI 7 445. Prosesor itu dipadukan dengan NPU AMD XDNA hingga 50 TOPS dan grafis AMD Radeon.

Asus memberi RAM LPDDR5X hingga 32GB, SSD NVMe PCIe 1TB, serta baterai 75WHr yang mendukung pengisian cepat. Klaim daya tahannya juga lebih dari 25 jam, dengan bodi setipis 1,49 cm dan bobot 1,2 kg.

Harga di Indonesia

Asus memasarkan Zenbook S14 OLED (2026) seharga Rp 44.999.000. Zenbook S16 OLED (2026) dijual Rp 43.999.000.

Zenbook 14 OLED dipasarkan hingga Rp 21.999.000. Dengan tiga model ini, Asus menyiapkan pilihan laptop OLED premium dari kelas atas sampai opsi yang lebih terjangkau, sambil tetap mempertahankan fokus pada desain tipis dan fitur AI.

Source: inet.detik.com

Terkait