ASN Terjerat Pinjol, BKD Jatim Dorong Pendampingan Keuangan yang Lebih Serius

Author: Cung Media

Fenomena ASN yang terjerat pinjaman online kini ikut memicu perhatian Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur. BKD menilai persoalan itu bukan sekadar urusan pribadi, karena tekanan finansial bisa langsung menyeret produktivitas kerja pegawai.

Kepala BKD Jawa Timur Indah Sri Wahyuni mengatakan kondisi ekonomi dan masalah keluarga dapat memengaruhi kinerja ASN di lapangan. Karena itu, pendekatan yang hanya melihat pegawai dari sisi administrasi dinilai tidak cukup untuk menjaga kualitas kerja aparatur.

Risiko Pinjol yang Mengganggu Kinerja

Indah menegaskan ASN perlu memahami cara kerja pinjaman online, risikonya, dan pentingnya mengelola keuangan dengan lebih tertib. Menurut dia, persoalan pribadi yang menumpuk dapat membuat pegawai sulit fokus, sehingga dampaknya merembet ke pekerjaan sehari-hari.

BKD Jawa Timur juga mendorong layanan pendampingan yang lebih menyeluruh agar pegawai bisa bekerja lebih optimal. Dorongan ini muncul karena persoalan utang dan tekanan keluarga kerap berjalan beriringan, lalu memengaruhi ritme kerja ASN di lapangan.

Layanan Konsultasi Keuangan untuk ASN

Untuk merespons kondisi tersebut, BKD menggandeng Bank Jatim menghadirkan layanan konsultasi keuangan melalui aplikasi Rumah ASN. Lewat fasilitas ini, ASN dapat berkonsultasi dengan financial planner untuk membantu perencanaan keuangan yang lebih sehat.

Bank Jatim juga didorong menyediakan skema pembiayaan yang lebih aman bagi ASN. Opsi yang disiapkan mencakup kredit perumahan berbunga ringan, pinjaman dengan tenor lebih panjang, hingga pembiayaan untuk peningkatan kompetensi ASN.

Fasilitas Tujuan Bentuk Layanan
Konsultasi keuangan Membantu ASN merencanakan keuangan Melalui aplikasi Rumah ASN bersama financial planner
Kredit perumahan Menawarkan pembiayaan yang lebih sehat Bunga ringan
Pinjaman ASN Memberi ruang cicilan yang lebih aman Tenor lebih panjang
Pembiayaan kompetensi Mendukung peningkatan kemampuan pegawai Pembiayaan pelatihan atau pengembangan kompetensi

Pelita ASN Jadi Jalur Konsultasi Keluarga

Selain urusan keuangan, BKD juga mengajak ASN di lingkungan Pemprov Jatim memanfaatkan layanan Pelita ASN untuk berkonsultasi soal persoalan keluarga. Layanan itu tidak hanya menyentuh masalah rumah tangga, tetapi juga persoalan anak yang lebih luas.

Indah menyebut Pelita ASN dapat digunakan untuk membantu menangani masalah seperti kecanduan game online dan paparan konten pornografi pada anak. Program yang baru diluncurkan itu akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar bisa menjadi solusi preventif bagi berbagai persoalan yang dihadapi ASN.

Langkah BKD Jatim menunjukkan bahwa pengelolaan kinerja pegawai kini tak bisa dipisahkan dari kesehatan finansial dan kondisi keluarga. Di tengah tekanan ekonomi yang makin kompleks, perhatian pada pendampingan non-administratif menjadi bagian penting untuk menjaga ASN tetap fokus bekerja.

Source: lenteratoday.com
Terbaru