Asap TPA Jatiwaringin Mulai Mereda, Keluhan ISPA Warga Tak Lagi Bertambah

Author: Cung Media

Keluhan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA di wilayah sekitar TPA Jatiwaringin mulai menunjukkan penurunan seiring berkurangnya paparan asap. Setelah sempat meluas ke sejumlah desa di tiga kecamatan, kini tidak ada lagi pasien baru yang mengeluhkan gangguan pernapasan di Sukadiri.

Kondisi itu terjadi saat kebakaran TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih belum sepenuhnya padam. Asap masih terlihat di beberapa desa, tetapi dampak kesehatannya sudah jauh lebih ringan dibandingkan hari-hari awal kejadian.

Dampak Awal Sempat Meluas ke Tiga Kecamatan

Asap dari kebakaran sebelumnya memengaruhi wilayah Mauk, Rajeg, dan Sukadiri. Pada masa awal, peningkatan kasus ISPA sempat tercatat di warga yang terpapar langsung, terutama di delapan desa yang terdampak kepulan asap.

Kepala Puskesmas Kecamatan Sukadiri, dr Dicky Soegiharto, mengatakan keluhan baru sudah tidak ditemukan sejak hari keempat kebakaran. Ia menyebut hasil pengukuran indeks pencemaran udara juga sudah turun jauh dibandingkan hari pertama dan kedua.

“Sejak hari keempat kebakaran dan sampai hari ini tidak ada lagi keluhan ISPA karena dari pengukuran indeks pencemarannya sudah menurun jauh dibanding hari pertama dan kedua,” katanya.

Wilayah Terdampak Kondisi Awal Perkembangan Terbaru
Mauk Terdampak asap dari kebakaran Keluhan ISPA mulai menurun
Rajeg Terdampak asap dari kebakaran Keluhan ISPA mulai menurun
Sukadiri Terdampak asap dari kebakaran Tidak ditemukan pasien baru dengan gangguan pernapasan

Hari-Hari Awal Jadi Masa Paling Berat

Menurut dr Dicky, kenaikan kasus paling terasa pada tiga hari pertama ketika iritasi asap masih kuat dirasakan warga. Setelah itu, pada hari keempat dan seterusnya, kasus baru tidak lagi dijumpai di lokasi terdampak.

Meski kondisi membaik, Puskesmas Sukadiri tetap menyiapkan langkah antisipasi jika situasi kembali memburuk. Tim kesehatan disiapkan untuk berkoordinasi dalam evakuasi dan pengobatan apabila risiko kebakaran meningkat lagi.

“Jadi kalau sewaktu-waktu terjadi peningkatan risiko atau bencana yang lebih besar, kami mempersiapkan untuk berkoordinasi mengirim tim ke sana untuk mengevakuasi untuk pengobatan,” ujarnya.

Pemadaman Masih Berlanjut

Di sisi lain, upaya pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin masih terus dilakukan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Lingkungan Hidup, serta instansi terkait. Sejumlah titik api masih menjadi fokus penanganan agar kebakaran benar-benar tuntas.

Rencana penerapan teknologi modifikasi cuaca juga belum bisa dijalankan. Operasi penyemaian garam masih ditunda karena kondisi atmosfer belum mendukung dan potensi pembentukan awan hujan masih sangat minim.

Meski keluhan ISPA mulai menurun, asap yang masih tersisa menjadi tanda bahwa keadaan di sekitar TPA Jatiwaringin belum sepenuhnya normal. Warga di wilayah sekitar tetap diminta waspada selama proses pemadaman belum selesai.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru