Argentina Lebih Diunggulkan, Messi Hadapi Ancaman Salah di Babak 16 Besar

Author: Cung Media

Argentina datang ke babak 16 besar dengan status unggulan, tetapi laga melawan Mesir tetap menyimpan ancaman yang tidak bisa dianggap ringan. Di satu sisi ada Lionel Messi dan tim yang tampil stabil sejak fase grup, di sisi lain ada Mohamed Salah yang bisa mengubah arah pertandingan lewat transisi cepat.

Mesir memang tidak memiliki reputasi sekuat Argentina, namun organisasi permainan mereka rapi dan pertahanannya disiplin. Kombinasi Salah dan Omar Marmoush juga membuat The Pharaohs berbahaya setiap kali mendapat ruang untuk menyerang balik.

Modal kuat Argentina dan ketahanan Mesir

Argentina melaju ke fase gugur setelah menjadi juara Grup J dengan sembilan poin. Mereka memetik kemenangan 3-0 atas Aljazair, 2-0 atas Austria, dan 3-1 atas Yordania untuk menjaga laju yang konsisten di fase grup.

Momentum itu berlanjut meski sempat mendapat perlawanan ketat dari Cape Verde di babak 32 besar. Argentina tetap keluar sebagai pemenang 3-2 lewat extra time dan menjaga kepercayaan diri jelang duel berikutnya.

Mesir menutup Grup G di posisi kedua dengan lima poin. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Belgia dan Iran, menang 3-1 atas Selandia Baru, lalu kembali menunjukkan daya tahan tinggi saat menghadapi Australia sebelum menang 4-2 lewat adu penalti.

Rekam pertemuan dan kondisi tim

Secara historis, Argentina punya keunggulan atas Mesir karena selalu menang dalam dua pertemuan yang tercatat. Tim Tango menang 2-0 pada 27 Maret 2008 dan 6-0 pada 6 Juni 1928.

Argentina masih memantau kondisi Nicolas Gonzalez dan Facundo Medina yang mengalami cedera ringan. Lionel Messi hampir pasti tampil sejak awal, sementara Julian Alvarez yang belum menemukan ketajaman disebut bisa digantikan Lautaro Martinez dan Thiago Almada.

Di kubu Mesir, Karim Hafez, Mohamed Abdelmonem, dan Ahmed Fatouh yang sempat cedera berpeluang kembali tersedia. Kekuatan utama mereka tetap berada pada Salah dan Marmoush, dengan Emam Ashour serta Ahmed Ziko membantu dari lini kedua.

Susunan pemain yang diperkirakan turun

Argentina diperkirakan memakai formasi 4-3-3 dengan Emiliano Martinez di bawah mistar. Lini belakang berpotensi diisi Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Facundo Medina, sedangkan sektor tengah berisi Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, dan Alexis Mac Allister.

Tim Formasi Pemain Kunci Catatan
Argentina 4-3-3 Messi, Lautaro Martinez, Thiago Almada Menjaga keseimbangan antara kontrol bola dan ancaman ke kotak penalti
Mesir 4-4-2 Salah, Marmoush, Emam Ashour Mengandalkan blok rapat dan serangan balik cepat

Di lini serang, Messi diprediksi tetap menjadi starter bersama Lautaro Martinez dan Thiago Almada. Skema itu memberi Argentina kombinasi kreativitas, kontrol bola, dan ancaman langsung ke gawang lawan.

Mesir diperkirakan turun dengan formasi 4-4-2, memakai Mohamed Shobeir di bawah mistar. Mohamed Hany, Mohamed Fathy, Yasser Ibrahim, dan Rami Rabia bisa mengisi lini belakang, sementara Emam Ashour, Hamdy Lasheen, Mohamed Ateya, dan Ahmed Ziko menopang duet Salah dan Marmoush.

Tren terakhir dan prediksi laga

Argentina masuk ke pertandingan ini dengan catatan lima kemenangan beruntun, termasuk atas Cape Verde, Yordania, Austria, Aljazair, dan Islandia. Produktivitas mereka juga lebih menonjol karena mampu mencetak gol lebih banyak dan mengontrol pertandingan dengan lebih meyakinkan.

Mesir juga cukup konsisten, meski lebih sering meraih hasil imbang. Dalam lima laga terakhir, mereka menahan Australia, Iran, dan Belgia, menang atas Selandia Baru, dan hanya kalah tipis dari Brasil.

Perbedaan paling jelas ada pada efektivitas penyelesaian akhir dan kedalaman skuad. Argentina lebih komplet di banyak lini, tetapi Mesir tetap punya peluang mencuri gol bila Salah dan Marmoush mendapat ruang di area transisi.

Dengan situasi tersebut, Argentina masih diperkirakan lebih stabil sepanjang laga. Prediksi skor yang paling realistis mengarah ke kemenangan Argentina 2-0, 3-1, atau 2-1, dengan Tim Tango tetap menjadi favorit melangkah ke babak berikutnya.

Source: bola.bisnis.com
Terbaru