Antrean BBM Medan-Binjai Terurai, Pasokan SPBU Digenjot hingga 125%

Antrean kendaraan yang sempat mengular di sejumlah SPBU Medan dan Binjai kini dilaporkan telah terurai. Pemulihan terjadi setelah penyaluran bahan bakar minyak diperkuat hingga mencapai 120%-125% dari target harian.

Kabar ini menjadi kelegaan bagi pengendara yang sebelumnya harus menunggu lama untuk mengisi bahan bakar. Di Binjai, antrean yang pernah disebut melampaui satu kilometer bahkan sudah tidak terlihat saat pemantauan pada Sabtu (18/7/2026).

Distribusi Dipercepat untuk Pulihkan Stok

Penguatan pasokan dilakukan Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (16/7/2026) malam. Langkah itu diarahkan untuk mempercepat pemulihan stok di SPBU yang terdampak lonjakan kebutuhan dan antrean.

Perusahaan menambah armada bantuan melalui skema spot charter sekaligus menaikkan volume pengiriman BBM. Penyaluran yang sebelumnya berada di kisaran 112% dari target harian kemudian didorong menjadi lebih dari 120%.

Aspek DistribusiKondisi SebelumnyaLangkah Pemulihan
Penyaluran ke SPBUSekitar 112% dari target harianDitingkatkan menjadi di atas 120%
Suplai BBMAntrean terjadi di sejumlah titikDiperkuat hingga 120%-125%
Armada distribusiStok SPBU perlu dipulihkan lebih cepatDitambah dengan armada bantuan

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyatakan hasil pemantauan di Medan dan Binjai menunjukkan perubahan positif dalam dua hari terakhir. Bersama Pertamina Patra Niaga, BPH Migas memeriksa sejumlah SPBU dari pagi hingga malam untuk melihat kondisi distribusi secara langsung.

Menurut Wahyudi, titik-titik yang sebelumnya menjadi perhatian akibat antrean sudah kembali melayani masyarakat dengan lebih lancar. “Hasil pemantauan titik-titik yang menjadi kerawanan distribusi antrean BBM alhamdulillah sudah berjalan, terurai, dan normal,” ujarnya seperti dikutip Beritasatu, Minggu (19/7/2026).

Binjai Mulai Kembali Lancar

Binjai sebelumnya menjadi salah satu wilayah yang mendapat sorotan karena antrean kendaraan sempat mencapai lebih dari satu kilometer. Saat pemantauan pada 18 Juli 2026, kondisi tersebut disebut telah berubah dan antrean panjang tidak lagi tampak.

Perbaikan di wilayah ini dinilai mencerminkan pengiriman BBM yang mulai menguat. Namun, pengawasan tetap diperlukan agar pemulihan stok tidak hanya terjadi sementara dan antrean serupa tidak kembali muncul.

Wahyudi meminta masyarakat tetap tenang karena suplai BBM terus ditingkatkan. “Masyarakat harap tenang, pasti Pertamina Patra Niaga ini sudah bergerak cepat (menjaga) suplai dan suplai BBM juga dinaikkan menjadi 120%-125%,” katanya.

Executive General Manager Regional Sumatera Bagian Utara Pertamina Patra Niaga, Sunardi, mengatakan peningkatan penyaluran difokuskan untuk memulihkan ketersediaan stok di SPBU. Pasokan yang lebih besar diharapkan dapat membuat layanan pengisian BBM kembali stabil di seluruh titik terdampak.

“Supaya memang recovery (pemulihan) suplai di SPBU segera berjalan normal dan stok di SPBU tersedia,” ujar Sunardi. Ia menekankan bahwa penguatan armada distribusi menjadi langkah konkret untuk menjaga kelangsungan pasokan.

Pengendara Mulai Merasakan Perubahan

Kondisi yang membaik juga dirasakan pengguna kendaraan di Binjai. Pengemudi ojek daring Fandy (39) mengatakan SPBU yang biasa didatanginya kembali melayani pengisian dengan lancar setelah ia sempat mengantre selama tiga hari.

“Lancar, Pak. Kemarin ikut antre lah, Pak, sampai malam. Hari ini lancar,” ujar Fandy. Pengemudi becak motor Fiter Carlo (63) juga menyampaikan pengisian BBM kembali lancar setelah beberapa hari sebelumnya terdampak antrean panjang.

Pemantauan distribusi turut melibatkan Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho serta perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan. Keterlibatan sejumlah pihak ini ditujukan untuk memastikan pasokan BBM di Medan dan Binjai tetap berjalan normal.

Source: www.beritasatu.com
Terkait