Anthony Leong Masuk Bursa Ketua Umum HIPMI, Loyalis Prabowo Uji Pengaruh di Pengusaha Muda

Steering Committee Musyawarah Nasional XVIII HIPMI telah menetapkan Anthony Leong sebagai salah satu calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI). Penetapan ini langsung membuat namanya masuk ke dalam bursa perebutan kursi pimpinan organisasi pengusaha muda tersebut bersama tiga kandidat lain, yakni Ade Jona Prasetyo, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla.

Kehadiran Anthony menyita perhatian karena ia dikenal sebagai loyalis Presiden Prabowo Subianto. Dalam kontestasi HIPMI, rekam jejak politik dan kedekatan dengan lingkar kekuasaan menjadi faktor yang ikut dibaca oleh para pemilik suara di daerah.

Loyalis Prabowo yang Masuk Panggung Pengusaha Muda

Anthony bukan nama baru dalam ruang politik relawan. Ia mulai menonjol sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 saat mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, lalu memperluas kiprahnya ke level nasional.

Perannya makin dikenal ketika mendirikan Relawan Pride atau Prabowo Digital Team. Dalam gerakan itu, Anthony tampil sebagai founder sekaligus koordinator nasional dengan pendekatan kampanye berbasis media sosial.

Model kerja seperti itu membuat namanya identik dengan strategi komunikasi politik digital. Cara tersebut dinilai efektif menjangkau pemilih muda dan memperkuat pola komunikasi politik yang lebih modern.

Jejak Kedekatan dengan Lingkar Prabowo

Selain rekam jejak relawan, Anthony juga disebut memiliki hubungan dekat dengan sejumlah figur di sekitar Prabowo. Ia aktif berinteraksi dengan Hashim Djojohadikusumo yang menjabat Ketua Dewan Penasihat Relawan Pride, serta Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Dewan Pengarah.

Kedekatan itu memberi nilai tambah dalam pencalonannya di HIPMI. Di organisasi pengusaha muda seperti HIPMI, jejaring dengan pusat kebijakan sering dianggap penting karena dapat membantu membuka ruang dialog antara pelaku usaha dan pemerintah.

Konteks itu membuat pencalonan Anthony dibaca bukan sekadar sebagai pertarungan popularitas. Bursa ketua umum juga menjadi ajang untuk melihat siapa yang punya jaringan, pengaruh, dan kemampuan membangun akses strategis bagi anggota di berbagai daerah.

Pandangan Analis: Loyalitas Masih Jadi Modal Politik

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai figur seperti Anthony tetap relevan dalam situasi saat ini. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto membutuhkan perpanjangan tangan di berbagai organisasi strategis, termasuk HIPMI.

“Dalam konteks pemerintahan hari ini, Presiden Prabowo Subianto tentu membutuhkan perpanjangan tangan di berbagai organisasi strategis, termasuk HIPMI,” kata Pangi. Ia menambahkan bahwa figur loyalis seperti Anthony punya rekam jejak panjang dalam mendukung Prabowo.

Pangi juga menilai Anthony bukan sosok yang muncul secara mendadak. Menurut dia, Anthony berada di barisan yang sama dalam fase-fase sulit, termasuk saat dukungan politik belum berujung kemenangan.

“Anthony ini bukan figur instan. Ia ikut dalam fase-fase sulit bersama Prabowo, mengalami beberapa kekalahan, dan baru merasakan kemenangan di 2024,” ujar Pangi. Pernyataan itu menegaskan bahwa konsistensi dan daya tahan politik masih menjadi modal penting dalam membaca figur kandidat.

Apa Artinya bagi HIPMI

Bagi HIPMI, pemilihan ketua umum baru tidak hanya soal siapa yang paling populer. Organisasi ini juga perlu melihat siapa yang mampu merespons kebutuhan pengusaha muda, memperkuat jaringan, dan menghadapi dinamika ekonomi di berbagai daerah.

Pangi menilai hubungan yang kuat dengan pengambil kebijakan bisa membantu HIPMI memperluas peran dalam pembangunan ekonomi. Dalam pandangannya, figur seperti Anthony berpotensi menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah secara lebih efektif.

Ia juga menyebut daerah cenderung memberi perhatian pada rekam jejak kandidat, terutama pada sisi loyalitas dan kedekatan dengan pusat kekuasaan. Faktor itu diyakini ikut memengaruhi penilaian menjelang Munas HIPMI XVIII.

Di tengah persaingan empat kandidat, Anthony Leong kini menjadi salah satu nama yang paling disorot karena membawa kombinasi jaringan politik, pengalaman relawan, dan kedekatan dengan lingkar dalam Prabowo. Bursa Ketua Umum BPP HIPMI pun bergerak bukan hanya sebagai kontestasi internal pengusaha muda, tetapi juga sebagai panggung yang menguji hubungan antara kekuatan politik, jejaring usaha, dan arah organisasi ke depan.

Terkait