Anker mulai bergerak dari produsen aksesori menjadi pemain chip AI dengan ambisi yang jauh lebih besar. Perusahaan ini memperkenalkan Thus, prosesor audio berbasis AI yang dirancang untuk memproses kecerdasan langsung di perangkat, tanpa bergantung pada cloud.
Pendekatan itu penting bagi perangkat audio dan wearable karena membuka peluang respons yang lebih cepat, konsumsi daya yang lebih hemat, dan privasi yang lebih terjaga. Di saat banyak fitur pintar masih mengirim data ke server luar, Anker memilih jalur pemrosesan lokal.
Chip yang meniru cara kerja otak
Anker menyebut Thus sebagai chip audio AI Compute-in-Memory pertama yang dilengkapi jaringan saraf. Arsitektur ini terinspirasi dari otak manusia karena penyimpanan dan pemrosesan data terjadi di titik yang sama.
Berbeda dari komputer modern yang memisahkan memori dan unit pemrosesan, Thus mengintegrasikan komputasi langsung ke dalam sel memori flash NOR. Pilihan NOR juga memberi keuntungan dari sisi kecepatan baca yang lebih baik dibandingkan memori NAND konvensional.
Desain seperti ini membuat chip lebih ringkas. Ukurannya cocok untuk perangkat audio mungil yang ruang komponennya terbatas, seperti earphone dan headphone.
Debut lewat headphone baru
Thus akan debut melalui model headphone terbaru yang akan diperkenalkan secara global pada ajang Anker Day, 21 Mei 2026 mendatang. Anker memilih headphone sebagai panggung awal karena perangkat ini dianggap sebagai salah satu lingkungan paling sulit untuk membuktikan kemampuan chip AI.
Tantangannya tidak kecil. Headphone hanya bekerja dengan daya beberapa miliwatt, tetapi tetap harus menjalankan fitur berat seperti Active Noise Cancellation atau ANC secara konsisten.
Jika Thus mampu tampil optimal di headphone, Anker menyiapkan perluasan ke lini produk lain. Ekosistem aksesori seluler hingga perangkat Internet of Things disebut akan memakai chip ini sebagai otak utama di masa depan.
Fokus pada pemrosesan lokal dan privasi
Daya tarik terbesar Thus ada pada pemrosesan data secara lokal. Dengan pendekatan on-device AI, fitur pintar bisa berjalan tanpa mengirim data ke server luar, sehingga respons lebih cepat dan data pengguna tetap berada di perangkat.
Model ini relevan untuk perangkat audio karena banyak fungsi cerdas membutuhkan respons instan. Kombinasi efisiensi dan privasi membuat Thus berpotensi menjadi fondasi baru bagi produk wearable Anker berikutnya.
Clear Calls jadi fitur awal
Anker belum membuka seluruh kemampuan AI pada produk barunya. Namun, perusahaan menyoroti fitur Clear Calls sebagai salah satu andalan awal yang dibangun di atas jaringan saraf besar yang berjalan sepenuhnya di perangkat.
Fitur ini diklaim mampu meredam kebisingan latar belakang secara drastis. Untuk mendukungnya, Anker memakai delapan mikrofon MEMS dan dua sensor konduksi tulang.
Kombinasi sensor fisik dan chip Thus diarahkan untuk menjaga percakapan tetap jernih di lingkungan bising. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Anker tidak hanya mengejar kecerdasan buatan, tetapi juga stabilitas komunikasi di situasi ekstrem.
Langkah ini menandai perubahan arah yang cukup jelas bagi Anker di pasar wearable. Jika implementasinya berhasil, Thus bisa menjadi pondasi penting untuk headphone, aksesori seluler, dan perangkat pintar lain yang mengandalkan pemrosesan cepat di dalam perangkat.
Source: id.mashable.com