Anisa Rahma menegaskan hubungan pribadinya dengan Sarwendah tetap baik di tengah sorotan publik yang kembali mengarah pada mantan istri Ruben Onsu itu. Ia juga menunjukkan bahwa komunikasi di antara mereka masih terjaga, bahkan lewat pesan singkat yang bernada saling menyemangati.
Di saat Sarwendah sedang banyak dibicarakan karena persoalan pribadinya, Anisa memilih hadir sebagai teman yang memberi dukungan. Ia menilai tekanan yang datang bertubi-tubi tentu tidak ringan, apalagi ketika perhatian warganet ikut mengarah ke kehidupan pribadi Sarwendah.
Chat singkat yang menegaskan hubungan mereka tetap hangat
Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Anisa menjelaskan bahwa ia dan Sarwendah sempat saling berkirim pesan sekitar dua hari sebelum wawancara berlangsung. Percakapan itu berjalan sederhana, berisi saling menanyakan kabar dan kondisi masing-masing.
Anisa mengungkapkan isi percakapan tersebut dengan nada santai. “Kemarin juga Wendah kan nge-chat, kayak, ‘Anisa gimana?’ Terus aku juga, ‘Wendah, kamu juga gimana?’” katanya.
Obrolan itu tidak berhenti di sana. Keduanya juga saling menyemangati dan sempat membahas kondisi rumah Anisa yang pernah kebakaran, sehingga percakapan terasa lebih personal dan penuh perhatian.
Sarwendah tengah menghadapi tekanan berat
Nama Sarwendah belakangan kembali ramai diperbincangkan karena berbagai persoalan pribadinya banyak dibahas di media sosial. Ibu tiga anak itu juga disebut menjadi sasaran hujatan warganet di tengah situasi yang sedang dihadapinya.
Ruben Onsu sempat menyampaikan bahwa Sarwendah mengalami penurunan berat badan hingga sembilan kilogram akibat tekanan yang datang bertubi-tubi. Menanggapi hal itu, Anisa mengaku belum mengetahui kondisi kesehatan Sarwendah secara detail.
Meski begitu, Anisa memahami bahwa situasi seperti itu bisa berdampak pada kondisi mental maupun fisik seseorang. “Belum tahu sih kalau kondisi keadaannya sampai turun (berat badan) gitu ya. Yang jelas pasti itu namanya kepikiran ya dengan keadaan semua ini,” ujarnya.
Ia berharap Sarwendah diberi kekuatan dan bisa menemukan jalan keluar terbaik dari berbagai masalah yang sedang dihadapi. Dukungan itu menjadi cara Anisa merespons teman yang tengah berada dalam tekanan publik.
Tak ada permusuhan sejak masa Cherrybelle
Dalam kesempatan yang sama, Anisa juga menyinggung kembali isu lama soal keluarnya Sarwendah dari Cherrybelle. Ia menegaskan bahwa secara pribadi dirinya tidak pernah memiliki persoalan dengan Sarwendah selama berada di grup tersebut.
“Aku dari dulu sama Wendah benar-benar yang kayak emang kita tuh enggak ada problem apa-apa,” ucap Anisa. Setelah Sarwendah keluar dari Cherrybelle, komunikasi keduanya disebut tetap berjalan baik.
Anisa menjelaskan bahwa dinamika antarpersonel dalam grup memang bisa terjadi, tetapi keputusan terkait keluarnya Sarwendah saat itu berada di tangan manajemen. Ia memilih tidak membuka detail alasan di balik keputusan tersebut.
Menurut Anisa, para personel kala itu hanya menerima keputusan yang sudah ditetapkan oleh pihak manajemen. Ia menegaskan bahwa urusan tersebut bukan konflik pribadi antaranggota, melainkan bagian dari keputusan internal yang harus dijalankan.
Dengan penjelasan itu, Anisa ingin menegaskan bahwa hubungan baik dengan Sarwendah tidak pernah berubah. Komunikasi mereka tetap ada, dan isi chat terakhir yang dibagikan justru memperlihatkan kedekatan yang masih terjaga di tengah banyaknya sorotan publik.
Source: www.suara.com






