Ana-Trias Balikkan Keadaan Lawan Kanada, Poin Penentu Indonesia di Uber Cup 2026

Indonesia sempat berada dalam tekanan saat menghadapi Kanada di penyisihan Grup C Uber Cup. Situasi itu berubah setelah pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi, atau Ana/Trias, menaklukkan Jackie Dent dan Crystal Lai dengan skor 23-21, 21-10 di Forum Horsens, Sabtu malam WIB.

Kemenangan tersebut langsung menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Indonesia lebih dulu kehilangan poin pada partai tunggal putri. Hasil itu juga menjaga peluang Merah Putih tetap terbuka dalam laga beregu yang menuntut konsistensi di setiap nomor pertandingan.

Laga ketat di awal, tekanan besar untuk Indonesia

Gim pertama berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Kedua pasangan saling menempel dari skor 4-4 dan 8-8, sebelum pasangan Kanada mulai mengambil kendali dan menekan Indonesia dalam beberapa penggalan reli.

Dent dan Lai bahkan sempat unggul jauh 15-7 dan memberi sinyal bahwa gim pembuka bisa lepas dari tangan Indonesia. Namun, Ana/Trias tetap menjaga ritme permainan dan perlahan memangkas jarak hingga skor kembali seimbang 18-18.

Momen krusial terjadi ketika Kanada lebih dulu mencapai game point pada posisi 20-18. Di tengah tekanan itu, Ana/Trias menunjukkan ketenangan dan disiplin, lalu memaksa deuce sebelum menutup gim pertama dengan kemenangan 23-21.

Perubahan tempo di gim kedua

Setelah berhasil melalui gim pertama yang sangat menegangkan, Ana/Trias tampil lebih agresif di gim kedua. Mereka langsung tancap gas dan membuka keunggulan cepat 9-2, membuat pasangan Kanada lebih sering bertahan daripada menyerang.

Keunggulan Indonesia terus melebar seiring permainan yang rapi dan minim kesalahan sendiri. Skor sempat menjauh menjadi 15-5, menandakan dominasi Ana/Trias atas Dent/Lai pada fase ini.

Saat memasuki poin-poin akhir, pasangan Indonesia tetap menjaga intensitas serangan. Match point hadir pada kedudukan 20-10, lalu bola pengembalian lawan keluar lapangan dan memastikan kemenangan Ana/Trias dengan skor 21-10.

Poin penting setelah kekalahan di partai awal

Kemenangan Ana/Trias menjadi poin pertama Indonesia dalam duel kontra Kanada. Hasil itu sangat penting karena terjadi setelah Putri Kusuma Wardani kalah dari Michelle Li di partai pembuka, sehingga beban tim sempat meningkat cukup besar.

Dalam format beregu seperti Uber Cup, nominal satu kemenangan bisa mengubah arah pertandingan. Karena itu, keberhasilan sektor ganda putri memberi napas baru bagi Indonesia sekaligus menjaga persaingan di Grup C tetap hidup.

Laga di Court 1 tersebut berakhir dalam durasi 41 menit. Angka itu menggambarkan betapa Indonesia sempat dipaksa bekerja keras pada gim pertama sebelum akhirnya menemukan momentum untuk menguasai pertandingan.

Mental dan konsistensi jadi pembeda

Cara Ana/Trias membalik situasi menjadi sorotan utama dari laga ini. Mereka tidak panik saat tertinggal jauh pada gim pertama dan tetap fokus ketika lawan lebih dulu mencapai game point, sebuah faktor yang sering menentukan di pertandingan beregu.

Di gim kedua, mereka membangun keunggulan sejak awal dan mempertahankannya sampai akhir tanpa memberi banyak ruang bagi Kanada. Kombinasi start cepat, tekanan berkelanjutan, dan ketenangan dalam reli panjang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Bagi Indonesia, hasil ini bukan hanya soal menyamakan kedudukan. Kemenangan Ana/Trias juga menjadi penanda bahwa sektor ganda putri masih bisa diandalkan saat tim menghadapi situasi genting di panggung Uber Cup.

Terkait