Alva One XP datang membawa satu nilai jual yang langsung terasa relevan bagi pengguna motor listrik harian, yaitu panel instrumen TFT adaptif yang menyesuaikan kecerahan secara otomatis. Di saat yang sama, harga efektifnya turun menjadi Rp31,5 juta setelah subsidi, sehingga posisinya makin menarik di segmen skuter listrik premium.
Pembaruan ini bukan sekadar penyegaran tampilan dari Alva One yang lebih dulu hadir di pasar Indonesia. PT Electra Mobilitas Indonesia tetap mempertahankan karakter premiumnya, sambil menyentuh teknologi, konektivitas, dan keandalan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Layar dan konektivitas yang lebih relevan
Panel TFT adaptif menjadi fitur yang paling mudah dirasakan pengguna. Layar ini bisa menyesuaikan tingkat kecerahan dengan kondisi pencahayaan dan cuaca, sehingga informasi tetap terbaca pada siang maupun malam.
Di sisi lain, Alva One XP juga terhubung ke smartphone lewat aplikasi khusus. Pengguna bisa memantau status baterai, melacak lokasi kendaraan, melihat riwayat perjalanan, hingga membaca data analitik penggunaan kendaraan.
Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur berbagi ke media sosial. Kehadiran fungsi ini membuat motor listrik ini terasa lebih menyatu dengan kebiasaan digital pengguna perkotaan.
Performa harian yang masih realistis
Untuk urusan penggerak, Alva One XP memakai motor listrik tipe hub drive dengan tenaga maksimum 4 kW atau setara 5,4 PS. Torsi puncaknya mencapai 46,5 Nm, sedangkan kecepatan maksimumnya disebut bisa mencapai 90 km per jam.
Spesifikasi itu ditopang baterai lithium 60 Volt 45 Ah atau setara 2,7 kWh. Dalam sekali pengisian, jarak tempuhnya diklaim mencapai 70 kilometer, dengan waktu isi daya sekitar empat jam dari kosong hingga penuh.
Karakter tersebut membuat Alva One XP lebih pas untuk perjalanan rumah-kantor dan aktivitas harian lain di kota. Jarak tempuh dan waktu pengisian yang relatif singkat menjadi kombinasi yang cukup penting di pasar motor listrik saat ini.
Disesuaikan untuk kondisi jalan Indonesia
Chief Marketing Officer Alva, Putu Yudha, menyebut pengembangan Alva One XP juga difokuskan pada sektor hub drive agar lebih sesuai dengan kondisi jalan dan cuaca di Indonesia. Peningkatannya diarahkan pada keandalan, bukan penambahan output tenaga.
Menurut dia, hub drive tersebut sudah dimaksimalkan untuk menghadapi jalanan di Indonesia, sementara outputnya tetap sama. Arah pengembangan ini menunjukkan bahwa Alva ingin produk barunya siap dipakai dalam lingkungan dengan suhu panas dan curah hujan tinggi.
Dimensi, kaki-kaki, dan harga jual
Secara dimensi, Alva One XP memiliki panjang 1.960 mm, lebar 755 mm, dan tinggi 1.200 mm. Jarak sumbu rodanya 1.370 mm dengan ground clearance 135 mm.
Motor ini memakai ban depan 90/90 R14 dan ban belakang 110/80 R14, dengan pengereman cakram di depan dan belakang. Suspensinya menggunakan teleskopik di depan serta monosok di belakang, yang melengkapi paketnya sebagai skuter listrik harian.
Harga sebelum subsidi dipatok Rp38,5 juta, lalu turun menjadi Rp31,5 juta setelah insentif kendaraan listrik sebesar Rp7 juta. Dengan banderol itu, Alva One XP tampil sebagai opsi yang memadukan tampilan premium, konektivitas, dan harga yang lebih menggoda di kelasnya.







