UMKM di Indonesia mulai dilirik platform pemasaran dan komunikasi berbasis AI yang menawarkan akses PR digital lebih terjangkau. Di tengah pasar yang makin padat, pendekatan ini memberi jalan baru bagi usaha kecil untuk membangun reputasi tanpa harus mengikuti model layanan yang selama ini identik dengan perusahaan besar.
Perubahan ini terasa penting karena UMKM memegang porsi besar dalam ekonomi nasional. Jeremy Foo, CEO Alpha Story, menyebut UMKM menyumbang sekitar 99% dari seluruh unit usaha di Indonesia dan berkontribusi lebih dari 60% terhadap produk domestik bruto, sehingga kebutuhan mereka untuk tampil lebih kuat di pasar menjadi semakin mendesak.
Biaya dan visibilitas jadi dua hambatan utama
Menurut Jeremy, tantangan UMKM bukan hanya soal membuat produk yang bagus, tetapi juga membangun kepercayaan dan visibilitas di pasar. Layanan public relations profesional kerap dianggap mahal dan sulit dijangkau oleh pelaku usaha kecil, padahal kebutuhan untuk mengomunikasikan cerita bisnis justru sangat besar.
Di titik inilah AI masuk sebagai pembuka akses. Penggunaan teknologi tersebut dinilai bisa membuat proses kerja lebih efisien dan model harga lebih terjangkau, sehingga layanan komunikasi profesional menjadi lebih relevan untuk UMKM di era digital.
Alpha Echo membaca persepsi publik
Alpha Story memperkenalkan Alpha Echo sebagai platform intelijen berbasis AI untuk membantu bisnis memahami bagaimana merek mereka dipersepsikan publik. Platform ini juga memungkinkan pelaku usaha memantau posisi mereka dibandingkan para pesaing di berbagai kanal digital.
Leighton Cosseboom, Country Lead Alpha Story Indonesia, mengatakan banyak UMKM memiliki produk berkualitas dan nilai bisnis yang kuat, tetapi belum dikenal luas. Ia menilai masalah utama yang sering dihadapi bukan kurangnya produk yang baik, melainkan kurangnya visibilitas.
“Persoalan utama yang dihadapi banyak pelaku usaha bukanlah kurangnya produk yang baik, melainkan kurangnya visibilitas,” kata Leighton. Ia menambahkan pendekatan komunikasi yang didukung AI dapat membantu UMKM lebih mudah dilihat, dipahami, dan dipercaya pasar.
Strategi berbasis data untuk UMKM
Alpha Echo bekerja dengan menganalisis berbagai sumber informasi, mulai dari pemberitaan media, percakapan di media sosial, tren industri, hingga materi komunikasi perusahaan. Dari proses itu, platform menyusun rekomendasi yang bisa dipakai untuk memperkuat strategi komunikasi dan positioning merek.
Bagi UMKM, pendekatan seperti ini memberi ruang untuk mengambil keputusan yang lebih berbasis data. Dengan membaca sentimen publik dan arah percakapan pasar, pelaku usaha bisa menyesuaikan pesan komunikasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen dan situasi persaingan.
Visibilitas digital jadi penentu
Selain membantu membaca persepsi publik, teknologi AI dalam platform itu juga diarahkan untuk meningkatkan visibilitas bisnis melalui optimasi SEO dan AEO. Strategi ini membuat peluang merek ditemukan calon pelanggan di mesin pencari maupun platform AI menjadi lebih besar.
Dalam konteks UMKM, hal itu penting karena banyak usaha kecil punya produk yang layak bersaing, tetapi belum cukup terlihat di ruang digital. Jika visibilitas naik, peluang membangun reputasi dan memperluas pasar juga ikut terbuka lebih lebar.
