Ahmadinejad Muncul di Pemakaman Khamenei, Kabar Tewas yang Beredar Langsung Buyar

Kehadiran Mahmoud Ahmadinejad di pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran langsung menarik perhatian publik. Mantan Presiden Iran itu sebelumnya sempat dilaporkan tewas oleh sejumlah media lokal Iran setelah serangan udara Israel dan Amerika Serikat yang menyasar petinggi di ibu kota Iran.

Munculnya Ahmadinejad menjadi penampilan publik pertamanya sejak konflik bersenjata berlangsung. Kabar kematiannya sempat menguat setelah rudal menghantam area dekat kediamannya, sementara sejak perang pecah pada Februari lalu ia tidak pernah terlihat di ruang publik.

Di tengah lautan pelayat Teheran

Dalam prosesi pemakaman tersebut, Ahmadinejad terlihat berada di antara kerumunan pelayat yang memadati Teheran. Ia mengenakan jaket cokelat muda dengan masker yang diturunkan ke leher, sebelum terekam kamera di tengah massa yang hadir.

Kehadirannya langsung menjadi salah satu momen paling disorot dalam upacara duka itu. Kontras dengan kabar kematiannya yang sempat beredar, kemunculan Ahmadinejad memicu kembali perhatian terhadap situasi di ibu kota Iran.

Pemakaman yang dibanjiri jutaan orang

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei diikuti jutaan pelayat yang memenuhi jalan-jalan utama Teheran. Peti jenazah Khamenei bersama sejumlah anggota keluarganya yang juga tewas dalam serangan udara pada 28 Februari diarak menggunakan truk yang dihias menyerupai kisi-kisi makam imam.

Rekaman udara yang disiarkan televisi pemerintah Iran menunjukkan massa berpakaian hitam memenuhi kawasan dari Lapangan Azadi hingga sepanjang jalan protokol ibu kota. Jumlah pelayat itu bahkan diperkirakan melampaui prosesi pemakaman Jenderal Qassem Soleimani pada 2020 yang dihadiri lebih dari satu juta orang.

Pesan politik di tengah perang

Pemerintah Iran menjadikan prosesi pemakaman itu sebagai simbol persatuan nasional di tengah situasi perang dan pembicaraan dengan Amerika Serikat. Di saat ketegangan masih berlangsung, upacara duka tersebut juga membawa dimensi politik yang kuat.

Kehadiran Ahmadinejad menambah sorotan atas dinamika internal Iran, terutama karena ia sempat dianggap tewas oleh publik setelah serangan di Teheran. Munculnya tokoh yang lama tak terlihat itu mempertegas betapa panasnya situasi di ibu kota Iran dan seberapa besar perhatian yang kini tertuju pada konflik yang belum mereda.

Source: www.medcom.id
Terkait