aespa Gandeng G-Dragon, Comeback WDA Terasa Lebih Gelap dan Besar

aespa memasuki fase comeback yang terasa lebih gelap dan lebih besar dari biasanya. Sorotan utamanya datang dari kehadiran G-Dragon di lagu pra-rilis “WDA (Whole Different Animal)”, yang langsung membuat proyek terbaru grup ini jadi pusat perhatian penggemar K-pop.

Kolaborasi ini menarik karena aespa dan G-Dragon datang dari generasi berbeda, tetapi sama-sama punya identitas musik yang kuat. Perpaduan itu membuat comeback aespa tidak sekadar tampak seperti perilisan lagu baru, melainkan momen penting yang berpotensi menegaskan arah baru dalam perjalanan mereka.

G-Dragon ikut membentuk warna lagu

Dalam “WDA”, G-Dragon tidak hanya tampil sebagai featuring. Ia juga ikut terlibat dalam pembuatan rap untuk bagiannya, sehingga kontribusinya terasa lebih besar dari sekadar kehadiran nama besar.

Kehadiran sosok yang kerap disebut sebagai “King of K-pop” itu memberi lapisan berbeda pada proyek ini. Di sisi lain, gaya khas aespa yang sudah kuat sejak awal membuat kolaborasi ini memancing rasa penasaran tentang seperti apa hasil akhirnya nanti.

Nuansa musik yang lebih intens

“WDA” disebut sebagai lagu hip-hop dance dengan synth bass yang intens dan hook yang kuat. Lagu ini juga dikabarkan akan menggambarkan pertumbuhan aespa sekaligus membuka babak baru dalam cerita universe mereka.

Arah tersebut menunjukkan bahwa aespa masih konsisten membangun identitas yang menggabungkan musik dan konsep naratif. Pola itu membuat setiap rilisan mereka punya kesinambungan dengan karya sebelumnya, tetapi tetap memberi ruang untuk perkembangan yang lebih tegas.

Lagu pra-rilis itu dijadwalkan meluncur pada 11 Mei pukul 18.00 KST atau 16.00 WIB. Setelahnya, album penuh kedua mereka yang bertajuk “LEMONADE” akan hadir pada 29 Mei.

Album penuh berisi 10 lagu

“LEMONADE” akan memuat total 10 lagu. Jumlah itu memberi ruang lebih luas bagi aespa untuk menampilkan sisi musikalitas yang disebut lebih dewasa dan matang.

Perilisan album penuh ini menjadi langkah lanjutan setelah “WDA” lebih dulu diperkenalkan sebagai pembuka. Strategi seperti ini kerap dipakai untuk membangun antusiasme sebelum album utama dirilis.

Chemistry yang sudah terbentuk lebih dulu

Kolaborasi aespa dan G-Dragon tidak muncul tiba-tiba. Karina aespa sebelumnya sempat tampil di music video G-Dragon berjudul “TOO BAD” pada Februari 2025.

Keduanya juga pernah bertemu dalam program variety show “Good Day”. Riwayat pertemuan itu membuat kolaborasi di lagu baru ini terasa lebih natural dan membuat penggemar semakin menantikan hasilnya.

Teaser yang menguatkan kesan lebih gelap

Menjelang perilisan, aespa juga merilis teaser music video di YouTube pada 8 Mei. Dalam cuplikan itu, para member tampil dengan aura yang lebih misterius dan visual yang lebih gelap dari biasanya.

Teaser tersebut memberi sinyal bahwa konsep “WDA” akan menampilkan sisi yang berbeda dari penampilan aespa sebelumnya. Detail visual ini ikut memperkuat dugaan bahwa comeback kali ini memang disiapkan sebagai fase yang lebih besar, lebih berani, dan lebih menonjol secara konsep.

Dengan lagu pra-rilis, album penuh, dan keterlibatan G-Dragon, comeback aespa kini berada di titik yang sangat menarik. Banyak perhatian tertuju pada bagaimana “WDA” akan mempertemukan energi aespa dengan ciri khas musikal G-Dragon dalam satu proyek yang sama.

Source: www.beautynesia.id

Terkait