Hari Terakhir Syuting Rumah Singgah, Adhisty Zara Kehilangan Acil Bimbo

Hari terakhir syuting film Rumah Singgah menjadi momen yang sangat berat bagi Adhisty Zara. Di tengah tuntutan menyelesaikan produksi, Zara kehilangan sang kakek, Acil Bimbo, yang meninggal setelah menjalani perawatan intensif akibat kanker.

Duka tersebut membuat pengalaman Zara di lokasi tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan sebagai pemeran. Cerita film yang mengangkat perjuangan penyintas kanker juga terasa dekat dengan situasi keluarganya saat itu.

Rumah Singgah bercerita tentang para penyintas kanker yang saling menguatkan dalam sebuah rumah singgah. Tema itu beririsan dengan peran Zara di kehidupan nyata, ketika ia mendampingi kakeknya sebagai caregiver.

Saat pengambilan gambar dimulai di Bandung, Acil Bimbo telah berada di ICU. Kondisi itu membuat masa produksi film tersebut menjadi salah satu periode paling sulit yang dijalani Zara.

“Karena buat aku sendiri proses syuting ini tuh bisa dibilang susah banget,” kata Zara. “Susah banget karena jadi kebetulan kita tuh kan syuting di Bandung, terus ketika film ini mulai syuting, kakekku tuh almarhum masuk ICU.”

Memanfaatkan Hari Libur untuk ke ICU

Di sela jadwal syuting, Zara berusaha memakai setiap hari libur untuk menemui kakeknya di ICU. Waktu-waktu tersebut menjadi kesempatan penting baginya untuk tetap bersama sosok yang ia panggil Kiyang.

Zara mengaku bersyukur masih memiliki ruang untuk menghabiskan waktu bersama Acil Bimbo selama proses produksi berlangsung. Kepergian sang kakek kemudian terjadi pada hari terakhir syuting film itu.

“Kakekku juga meninggal ketika hari terakhir syuting,” ujar Zara dalam konferensi pers di Plaza Senayan, Jumat (17/7/2026). Ia juga mengatakan bahwa setiap hari libur memberinya kesempatan untuk spend time lebih banyak bersama Kiyang di ICU.

Situasi tersebut membuat beban emosional Zara tidak berhenti saat kamera dimatikan. Ia harus menjalani adegan yang berkaitan dengan kanker sambil menghadapi kecemasan atas kondisi keluarga.

Emosi Nyata Terbawa ke Adegan

Zara menyebut perasaannya sepanjang syuting bercampur antara sedih, cemas, dan tuntutan untuk tetap menyelesaikan pekerjaan. Kedekatan cerita dengan pengalaman pribadinya membuat sejumlah adegan terasa lebih berat.

Beberapa adegan menangis bahkan memerlukan waktu lebih lama karena emosinya muncul secara natural. Zara mengatakan keadaan itu membuat dirinya sangat mudah terhubung dengan materi yang dimainkan.

“Jadi kalau untuk tanya perasaan selama syuting gimana, itu mixed feelings karena kadang aku adegannya kan sangat relate dengan keadaan aku saat itu juga,” kata Zara. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang juga diberitakan Kompas.com.

Film ini turut dibintangi Devano, Dewi Irawan, Ciccio Manassero, Messi Gusti, dan Aming. Rumah Singgah dijadwalkan tayang di bioskop pada 27 Agustus 2026.

Kisah di balik produksi film tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman personal dapat memengaruhi proses seorang aktor membangun adegan. Bagi Zara, masa syuting Rumah Singgah sekaligus menjadi waktu perpisahan dengan Acil Bimbo.

Source: entertainment.kompas.com
Terkait