
Adegan tabrakan di episode 4 drama Korea Perfect Crown sempat membuat banyak penonton yakin bahwa produksi benar-benar menghancurkan mobil sport mewah di lokasi syuting. Kesan itu muncul karena adegan rem blong dan benturan di jembatan terlihat sangat realistis, termasuk mobil merah yang disebut-sebut seperti Bugatti asli.
Faktanya, mobil yang terlihat di layar bukan Bugatti merah sungguhan. Berdasarkan video behind the scene yang dibagikan melalui YouTube MBCdrama, tim produksi memakai mobil sport berwarna oranye lalu mengubah tampilannya lewat proses editing agar tampak seperti Bugatti merah dalam adegan final.
Mobil yang terlihat mahal ternyata hasil manipulasi visual
Perhatian penonton langsung tertuju pada satu detail, yaitu mobil merah yang tampak ringsek usai tabrakan. Setelah episode itu tayang, muncul dugaan bahwa produksi Perfect Crown rela mengorbankan mobil supermewah untuk membangun kesan dramatis.
Namun, rekaman di balik layar menunjukkan hal berbeda. Mobil itu bukan kendaraan merah yang hancur di jalan, melainkan mobil oranye yang diubah secara visual pada tahap pascaproduksi.
IU tidak menyetir dalam adegan berbahaya
Adegan yang menampilkan Seong Huiju, tokoh yang diperankan IU, juga menarik perhatian karena terlihat seperti sedang berada dalam situasi sangat genting. Dalam kenyataannya, IU tidak benar-benar mengemudi pada beberapa bagian syuting itu karena ia diketahui tidak memiliki lisensi mengemudi.
Di video behind the scene, IU tampak duduk di kursi penumpang saat mobil sport oranye melewati jembatan. Momen itu memperlihatkan bahwa adegan kecepatan dan ketegangan dibangun lewat pengambilan gambar yang cermat, bukan melalui aksi mengemudi langsung di jalan.
Pengambilan gambar close-up dilakukan di studio
Bagian jarak dekat saat mobil tampak limbung dan hampir kehilangan kendali juga bukan direkam di lokasi nyata. Tim produksi memilih studio dengan bantuan green screen untuk menciptakan suasana yang lebih aman sekaligus tetap meyakinkan.
Mobil dipasang pada mesin khusus agar bisa bergerak mengikuti guncangan yang dibutuhkan adegan. Cara ini membuat efek visual terlihat natural di layar, meski proses syutingnya berlangsung dalam kondisi yang lebih terkontrol.
Efek tabrakan dibangun lewat teknik produksi
Salah satu detail yang membuat adegan itu terasa nyata adalah ketika pintu mobil tampak menyerempet pagar jembatan. Efek percikan di sisi mobil juga ternyata bukan kejadian spontan di jalan, melainkan bagian dari rekayasa teknis saat syuting.
Dalam video yang beredar, kru terlihat menyalakan alat las ketika mobil dimiringkan ke kiri. Teknik itu dipakai untuk menghasilkan percikan yang sinkron dengan gerakan kendaraan sehingga kesan tabrakan bisa muncul lebih dramatis di layar.
Pujian untuk kerja tim produksi
Setelah mengetahui proses di balik adegan tersebut, banyak penonton justru memberi apresiasi pada kualitas penyuntingan dan tata produksi Perfect Crown. Reaksi itu muncul karena hasil akhirnya mampu menipu mata dan membuat sebagian penonton percaya bahwa mobil mewah benar-benar hancur dalam pengambilan gambar.
Adegan di episode 4 itu menunjukkan bagaimana pengambilan gambar studio, efek visual, dan penyuntingan dapat membangun ketegangan tanpa harus melakukan aksi berbahaya secara langsung. Kesan realistis yang muncul juga menjelaskan mengapa banyak orang sempat yakin bahwa mobil merah di layar adalah Bugatti asli.
Source: www.idntimes.com




