Acer kembali mendorong batas laptop tipis premium lewat Swift Go 16 versi terbaru yang meluncur global. Model ini menonjol karena menggabungkan layar 16 inci, bobot hanya 1,36 kg, dan opsi prosesor hingga Intel Core Ultra 9 386H.
Paket tersebut membuat Swift Go 16 terasa berbeda di kelas laptop layar besar. Acer tampak menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat ringan untuk mobilitas, tetapi tetap siap menangani pekerjaan yang lebih berat.
Layar 16 inci, bobot tetap ringkas
Laptop berlayar besar biasanya identik dengan bodi yang lebih berat dan kurang praktis dibawa. Acer mencoba mematahkan anggapan itu dengan menjaga bobot Swift Go 16 di angka 1,36 kg.
Dengan bobot tersebut, laptop ini lebih mudah masuk ke kategori perangkat kerja harian yang nyaman dipindah-pindah. Acer juga menyematkan baterai 70 Wh untuk mendukung pemakaian sepanjang aktivitas produktif.
Di sisi fungsi, Swift Go 16 masih membawa numberpad. Fitur ini akan terasa berguna bagi pengguna yang sering bekerja dengan angka, data, atau aplikasi finansial.
Core Ultra 9 jadi pembeda utama
Varian tertinggi Swift Go 16 hadir dengan Intel Core Ultra 9 386H. Sebelumnya, lini ini tersedia dengan pilihan Core Ultra 5 dan Core Ultra 7, sehingga model baru ini menambah opsi performa yang lebih tinggi.
Acer menyebut prosesor tersebut menawarkan performa 40 persen lebih kuat dibandingkan seri di bawahnya. Peningkatan itu datang dari arsitektur inti yang lebih cepat, termasuk delapan E-cores Darkmont yang tidak dimiliki varian Core Ultra 7.
Dengan bekal itu, laptop ini tidak hanya diarahkan untuk mengetik dan browsing. Acer juga menyiapkannya untuk penyuntingan foto dan video ringan serta menjalankan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI.
RAM besar untuk multitugas
Selain prosesor, Acer menawarkan konfigurasi RAM hingga 32 GB. Kapasitas sebesar ini memberi ruang lebih lega bagi pengguna yang membuka banyak aplikasi sekaligus atau bekerja dengan beban multitugas tinggi.
Penyimpanannya juga dibuat lapang melalui SSD berkapasitas besar. Kombinasi RAM dan SSD tersebut membuat Swift Go 16 tidak sekadar mengandalkan desain tipis, tetapi juga kesiapan untuk pekerjaan produktif.
Panel OLED tetap jadi nilai jual penting
Di sisi layar, Acer memakai panel OLED dengan resolusi 1200p. Karakter OLED yang mampu menghadirkan warna akurat dan kontras tinggi membuat laptop ini relevan untuk konsumsi multimedia maupun pekerjaan visual.
Refresh rate 60 Hz memang bukan yang tertinggi di pasar. Namun, kualitas gambar yang tajam tetap menjadi nilai utama bagi pengguna yang banyak menatap layar dalam durasi lama.
Harga dan konfigurasi
Swift Go 16 sudah tersedia di wilayah Eropa dan Amerika Serikat dalam beberapa konfigurasi. Model dasar memakai Core Ultra 5 325, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB, dengan harga mulai 1.399 euro atau sekitar Rp24 jutaan.
Untuk varian tertinggi, Acer memasang Core Ultra 9 386H, RAM 32 GB, dan penyimpanan dua kali lebih besar. Harga model ini mencapai 2.299 euro atau sekitar Rp39 jutaan.
| Varian | Prosesor | RAM | Penyimpanan | Harga |
|---|---|---|---|---|
| Dasar | Core Ultra 5 325 | 16 GB | 512 GB | 1.399 euro |
| Tertinggi | Core Ultra 9 386H | 32 GB | Dua kali lebih besar | 2.299 euro |
Dengan kombinasi bobot ringan, layar OLED, baterai 70 Wh, dan opsi Core Ultra 9, Acer Swift Go 16 masuk ke kategori laptop layar besar yang tetap menjaga portabilitas. Perangkat ini terlihat relevan untuk profesional, mahasiswa, dan pengguna produktif yang membutuhkan satu laptop untuk banyak kebutuhan.






