Acer Bawa Layar 172 Inci Ke Wajah, Kacamata AR Dan AI Ini Siap Ganti Layar Mobile

Acer memperluas ambisinya di perangkat mobile lewat dua kacamata pintar dengan fungsi yang sangat berbeda. Satu model mengejar pengalaman layar besar untuk kerja dan hiburan, sementara satunya lagi menargetkan produktivitas harian dengan bantuan AI tanpa perlu banyak memakai tangan.

Langkah ini menempatkan AR dan kecerdasan buatan sebagai inti strategi baru Acer. Keduanya dirancang agar pengguna bisa tetap bergerak ringan, namun tetap terhubung dengan konten, komunikasi, dan pekerjaan.

Layar virtual 172 inci untuk kebutuhan mobile

Acer AR Vision GR0 hadir sebagai kacamata AR yang mengandalkan daya pemrosesan dari smartphone, laptop, atau perangkat lain yang terhubung. Perangkat ini memakai dua layar micro OLED Full HD yang memenuhi bidang pandang pengguna.

Tampilan itu diklaim setara layar berukuran 172 inci dari jarak sekitar enam meter. Dengan karakter seperti ini, GR0 ditujukan untuk bermain gim, menikmati hiburan digital, hingga mendukung kerja dan pembelajaran berbasis AR.

Acer juga menonjolkan aspek privasi pada perangkat ini. Pengguna dapat membuka dokumen atau konten pekerjaan di ruang publik tanpa menampilkan layar kepada orang lain.

Ringan dipakai dan kompatibel luas

AR Vision GR0 mendukung tampilan dua dimensi dan tiga dimensi. Kacamata ini terhubung ke perangkat utama lewat kabel dan kompatibel dengan Android, iOS, serta Windows.

Untuk pengalaman audio, Acer menyematkan speaker stereo di dekat telinga pengguna. Posisi tersebut dibuat agar suara terdengar lebih alami dan nyaman saat dipakai dalam durasi panjang.

Bobot perangkat ini hanya 69 gram. Acer juga melengkapinya dengan accelerometer, magnetometer, proximity sensor, dan teknologi 3 Degrees of Freedom atau 3DoF.

Perangkat ini turut membawa pelindung cahaya yang bisa dilepas sesuai kebutuhan. Bagi pengguna dengan gangguan penglihatan, tersedia opsi lensa magnetik khusus untuk miopia.

Kacamata AI untuk aktivitas harian tanpa tangan

Di sisi lain, Acer GI0 AI Glasses diarahkan sebagai asisten cerdas untuk aktivitas sehari-hari. Perangkat ini menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi, termasuk pelancong, pekerja profesional, dan pecinta teknologi.

GI0 terintegrasi dengan kecerdasan buatan berbasis Google Gemini. Dukungan itu membuka interaksi suara, analisis gambar secara real time, dan terjemahan bahasa secara instan.

Kacamata pintar ini juga membawa kamera 12 MP. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengambil foto atau merekam video tanpa perlu memegang perangkat tambahan.

Acer menambahkan perekam suara untuk membantu mencatat percakapan maupun hasil rapat. Ada pula AI captions, asisten suara berbasis AI, touchpad samping, indikator LED, dan terjemahan otomatis yang memperluas fungsi harian perangkat.

Dirancang untuk ekosistem ponsel yang luas

GI0 bekerja bersama aplikasi pendamping Acer AspireSync untuk membantu sinkronisasi. Kacamata ini mendukung Android 12 ke atas dan iOS 15 ke atas.

Untuk konektivitas, Acer memakai Bluetooth 5.0 dan Wi-Fi 5. Kombinasi itu ditujukan agar koneksi tetap stabil saat perangkat terhubung ke smartphone atau tablet.

Bobot GI0 juga dibuat sangat ringan, hanya 46 gram. Dengan ukuran tersebut, perangkat ini tetap nyaman dipakai saat pengguna berpindah aktivitas.

Dua kacamata pintar ini menunjukkan arah baru Acer dalam menggabungkan produktivitas, hiburan, dan komunikasi ke dalam perangkat yang lebih portabel. Dengan AR Vision GR0 dan GI0 AI Glasses, Acer memperlihatkan ambisi membangun pengalaman mobile yang lebih imersif tanpa mengorbankan mobilitas.

Terkait