Persahabatan Abdel Achrian dan Temon berawal dari ruang siaran radio, lalu tumbuh menjadi kerja bareng di panggung hiburan, sinetron, hingga musik. Hubungan itu sempat retak, tetapi kemudian kembali menguat setelah keduanya melewati banyak fase hidup dan karier.
Kabar duka atas kepergian Temon membuat nama Abdel kembali ikut disorot. Saat sahabatnya itu berpulang, Abdel sedang berada di Amerika dan tidak bisa mendampingi hingga peristirahatan terakhir.
Awal pertemuan di radio SK
Abdel pertama kali bertemu Temon ketika ia menjadi penyiar radio SK pada 1989. Temon kemudian bergabung tiga tahun setelahnya dan ikut mengisi siaran yang sama.
Dalam penuturan yang pernah disampaikan Abdel di YouTube Qiss You, ia menyebut dirinya lebih dulu tiga tahun berada di sana dibanding Temon. Dari sana, keduanya mulai membangun chemistry yang kuat untuk melawak, bermusik, dan menjadi MC.
Kebersamaan itu lalu merembet ke panggung hiburan yang lebih luas. Dengan nama Abdel dan Temon, keduanya tampil dalam sejumlah sinetron dan dikenal publik sebagai komedian sekaligus penyanyi.
| Aspek | Abdel | Temon |
|---|---|---|
| Pertemuan awal | Di radio SK | Bergabung kemudian |
| Tahun terlibat | 1989 | 1992 |
| Bidang kerja bareng | Melawak, musik, MC | Melawak, musik, MC |
Pernah hampir dua tahun tak saling tegur
Meski dikenal solid, hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus. Abdel mengakui keduanya pernah hampir dua tahun tak saling tegur karena ada kalimat dari Temon yang menyinggung dirinya.
Selain ucapan itu, Abdel juga menilai popularitas yang mereka raih saat itu ikut membuat jarak di antara mereka. Namun, ketegangan tersebut tidak berlangsung lama dan perlahan mencair.
Kehadiran Temon ketika Abdel menghadapi masa sulit, ditambah bertambahnya usia mereka, membuat keduanya sadar bahwa pertengkaran seperti itu tidak perlu dipelihara. Momen itu ikut memperkuat kembali hubungan yang sudah terbentuk sejak lama.
Abdel juga membagikan potongan video dari program yang pernah mereka bintangi bersama sebagai bentuk penghormatan untuk sahabatnya. Di media sosialnya, @abdelach, ia menulis, “Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Mon,” disertai emoji menangis.
Publik mengenal mereka lewat berbagai judul sinetron berlabel Abdel dan Temon, seperti Abdel dan Temon Bukan Superstar, Abdel dan Temon Masih Bukan Superstar, Bukan Abdel dan Temon Biasa, dan Abdel dan Temon Reunian.
Kepergian Temon menutup perjalanan panjang pertemanan yang dimulai dari radio, tumbuh lewat panggung hiburan, lalu bertahan meski sempat diuji oleh jarak, ego, dan pertengkaran. Bagi Abdel, ikatan itu tetap menjadi bagian penting dari hidup dan karier yang mereka bangun bersama.
