8 Khasiat Bawang Putih Tunggal yang Sering Dikaitkan dengan Beragam Keluhan

Author: Cung Media

Bawang putih tunggal sering diburu karena dianggap punya senyawa aktif yang lebih pekat daripada bawang putih biasa. Namun, manfaat yang selama ini dibahas dalam kajian ilmiah tetap merujuk pada bawang putih secara umum, bukan keunggulan pasti versi tunggal.

Karena itu, bawang lanang lebih tepat ditempatkan sebagai pelengkap pola makan sehat. Sejumlah khasiatnya kerap dikaitkan dengan keluhan sehari-hari, mulai dari nyeri gigi, flu, sampai dukungan bagi kesehatan jantung dan otak.

8 Khasiat Bawang Putih Tunggal yang Paling Sering Dibahas

1. Meredakan sakit gigi

Dalam penggunaan tradisional, bawang putih tunggal kerap dipakai untuk membantu mengurangi nyeri gigi. Kandungan allicin diyakini memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut.

Beberapa orang mengunyahnya atau menempelkannya pada area yang sakit, tetapi cara ini hanya membantu meredakan gejala sementara. Perawatan dokter gigi tetap diperlukan untuk menangani penyebab utamanya.

2. Membantu mengontrol gula darah

Sejumlah penelitian menunjukkan senyawa sulfur dalam bawang putih dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa. Beberapa studi juga menemukan konsumsi bawang putih secara rutin berpotensi menurunkan gula darah puasa pada penderita diabetes tipe 2.

Efek tersebut bersifat pendukung, bukan pengganti terapi. Penderita diabetes tetap perlu berkonsultasi dengan dokter, terutama bila sedang mengonsumsi obat penurun gula darah.

3. Membantu meredakan gejala asma

Bawang putih memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran napas. Kandungan antioksidannya juga diyakini ikut mendukung kesehatan sistem pernapasan.

Dalam praktik tradisional, bawang putih tunggal sering dicampur madu untuk dikonsumsi. Meski begitu, obat asma dan inhaler tetap menjadi pengobatan utama yang direkomendasikan dokter.

4. Mendukung pemulihan saat flu

Kandungan allicin, selenium, vitamin C, dan senyawa sulfur pada bawang putih berpotensi mendukung fungsi sistem imun. Sejumlah studi bahkan menunjukkan konsumsi rutin dapat membantu mengurangi frekuensi flu dan mempercepat pemulihan.

Manfaat ini tetap perlu dibarengi istirahat cukup, makanan bergizi, dan pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

5. Membantu menurunkan kolesterol

Salah satu manfaat bawang putih yang paling banyak didukung penelitian adalah kemampuannya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Tinjauan ilmiah yang juga dikutip Mayo Clinic dan Cleveland Clinic menyebut hasilnya cenderung ringan hingga sedang jika dikonsumsi rutin selama beberapa minggu hingga bulan.

Hasil terbaik tetap diperoleh jika disertai pola makan sehat, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, dan membatasi lemak jenuh.

6. Membantu menurunkan tekanan darah

Penelitian menunjukkan allicin dapat membantu meningkatkan produksi nitric oxide, yang membuat pembuluh darah lebih rileks dan aliran darah menjadi lebih lancar. Efek ini berpotensi membantu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada sebagian penderita hipertensi.

Meski menjanjikan, bawang putih tidak boleh menggantikan obat tekanan darah yang diresepkan dokter.

7. Berpotensi membantu mengurangi gejala ambeien

Dalam pengobatan tradisional, bawang putih tunggal juga dipercaya membantu meredakan keluhan ambeien karena sifat antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasinya. Sebagian orang menggunakannya sebagai campuran jus sayuran atau untuk pemakaian luar.

Bukti ilmiah untuk manfaat ini masih terbatas, sehingga penderita ambeien tetap dianjurkan memperbanyak serat, minum cukup air, dan menggunakan obat sesuai indikasi medis.

8. Berpotensi menjaga kesehatan otak

Penelitian laboratorium menunjukkan antioksidan dan senyawa sulfur pada bawang putih dapat membantu mengurangi stres oksidatif yang berperan dalam penuaan sel otak. Beberapa penelitian awal juga menyoroti potensi bawang putih dalam mengurangi pembentukan beta-amiloid yang dikaitkan dengan penyakit alzheimer.

Namun, bukti pada manusia masih terbatas sehingga bawang putih belum dapat direkomendasikan sebagai terapi untuk mencegah atau mengobati alzheimer.

Aman Dikonsumsi, Tetapi Tetap Jangan Berlebihan

Secara umum, bawang putih tunggal aman dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan sehat. Konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, bau mulut, mulas, hingga meningkatkan risiko perdarahan.

Risiko tersebut perlu lebih diwaspadai oleh orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, sedang menjalani operasi, atau memiliki kondisi medis tertentu. Dalam situasi itu, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan sebelum mengonsumsinya rutin atau dalam bentuk suplemen.

Khasiat Efek yang Sering Dikaitkan Catatan
Sakit gigi Meredakan nyeri sementara Tidak menggantikan perawatan dokter gigi
Gula darah Mendukung sensitivitas insulin Hanya bersifat pendukung
Kolesterol Membantu menurunkan LDL Hasil lebih baik jika dibarengi pola hidup sehat
Tekanan darah Membantu membuat pembuluh darah lebih rileks Tidak boleh menggantikan obat dokter
Source: www.beritasatu.com
Terbaru