Jajaran HP Xiaomi pada Juni 2026 terasa sangat agresif karena merangsek ke hampir semua kelas, dari ponsel murah untuk kebutuhan dasar sampai flagship dengan kamera Leica. Di tengah pasar yang makin ramai, Xiaomi menonjol lewat kombinasi performa, layar 120Hz, dan baterai besar yang hadir di banyak model.
Yang menarik, daftar ini tidak hanya berisi model yang mirip satu sama lain. Xiaomi justru membagi fokusnya dengan cukup tegas, mulai dari perangkat entry level yang praktis, kelas menengah yang serba seimbang, sampai model ekstrem yang mengejar kamera dan daya tahan baterai.
Kelas bawah tetap dibuat terasa modern
Poco C81 Pro dan Redmi A7 Pro menjadi dua nama yang mengisi segmen paling terjangkau. Keduanya membawa layar IPS LCD 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz, chipset Unisoc T7250, kamera utama 13 MP, dan baterai 6.000 mAh.
Poco C81 Pro diarahkan untuk penggunaan harian seperti media sosial, browsing, chatting, dan menonton video. Sementara itu, Redmi A7 Pro disebut lebih cocok untuk pelajar dan pengguna yang mencari ponsel murah dengan fitur modern, termasuk sensor sidik jari dan dukungan HyperOS terbaru.
Kelas menengah jadi medan paling ramai
Redmi 15 4G tampil sebagai opsi yang menonjol berkat layar AMOLED curved 6,77 inci 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 3.200 nits. Di sektor kamera, ponsel ini membawa sensor utama 108 MP dan ditenagai chipset MediaTek Helio G100 Ultra.
Untuk kebutuhan harian yang panjang, Redmi 15 4G juga dibekali baterai 6.000 mAh serta pengisian cepat 45 watt. Paket ini membuatnya terasa menarik bagi pengguna yang ingin layar bagus tanpa harus naik terlalu jauh ke kelas yang lebih mahal.
Di sisi lain, Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan pendekatan yang lebih seimbang. Perangkat ini memakai layar AMOLED 1,5K 120Hz, chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra, kamera utama 200 MP dengan OIS, serta baterai 6.580 mAh dengan fast charging 45 watt.
Bagi yang mencari kelas menengah premium dengan fokus gaming, Poco X8 Pro hadir dengan layar AMOLED 1,5K 120Hz dan kecerahan hingga 3.500 nits. Tenaganya berasal dari chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra, yang dipasangkan dengan kamera Sony IMX882 50 MP ber-OIS.
Poco X8 Pro juga tidak melupakan daya tahan. Baterai 6.000 mAh dan fast charging 100 watt membuatnya lebih siap dipakai intensif, terutama untuk pengguna yang mengutamakan performa dan pengisian cepat.
Model baterai besar dan flagship paling mencolok
Poco X8 Pro Max menjadi salah satu perangkat yang paling ekstrem di daftar ini karena membawa baterai 8.500 mAh. Di dalamnya ada chipset Dimensity 9500S dan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K, sehingga kapasitas jumbo itu tidak hadir sendirian.
Di kelas flagship, Xiaomi 17T menonjol lewat kamera Leica dengan kamera utama 50 MP dan lensa periscope telephoto yang mendukung optical zoom hingga 5x. Ponsel ini juga dibekali chipset Dimensity 8500 Ultra dan baterai 6.500 mAh.
Xiaomi 17T Pro berada satu langkah lebih tinggi dengan paket yang lebih lengkap. Model ini memakai chipset Dimensity 9500S, kamera Leica dengan sensor Light Fusion 950, lensa periscope 5x, baterai 7.000 mAh, fast charging 100 watt, dan wireless charging 50 watt.
Jika dilihat secara keseluruhan, Xiaomi tampak menyiapkan pilihan yang sangat berlapis untuk Juni 2026. Redmi A7 Pro dan Poco C81 Pro mengisi kebutuhan dasar, Redmi 15 4G dan Redmi Note 15 Pro 5G memberi keseimbangan yang kuat, Poco X8 Pro serta Poco X8 Pro Max mendorong performa dan baterai, sementara Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro mengunci segmen fotografi dan pengalaman flagship.
