Konflik antara Do Ji Ui dan Park Chun Sik di Doctor On The Edge menjadi salah satu bagian yang paling menyita perhatian. Ji Ui bahkan menerima perlakuan tidak adil setelah berusaha menyelamatkan Chun Sik saat serangan jantung.
Masalah itu berawal dari salah paham yang kemudian meluas menjadi tekanan sepihak. Dari niat baik yang dibalas kemarahan, hubungan keduanya berubah jadi rangkaian insiden yang membuat Ji Ui terus berada di posisi serba salah.
Ketika bantuan medis justru berujung kerugian
Ji Ui memanggil helikopter agar Chun Sik segera dibawa ke rumah sakit besar. Namun, perusahaan asuransi menyatakan kondisi Chun Sik hanya angin duduk, bukan infark miokard.
Akibatnya, biaya pengobatan tidak ditanggung dan kerugian mencapai 15 juta won. Chun Sik kemudian menyalurkan kekesalannya kepada Ji Ui, padahal dokter muda itu tidak punya andil dalam kekacauan data kesehatan dari perusahaan asuransi.
Serangkaian perlakuan yang makin menyudutkan
Salah satu tindakan paling kasar terjadi saat Chun Sik menyiram Ji Ui dengan kulit udang busuk. Aksi itu memperlihatkan bahwa kemarahannya sudah melampaui batas dan diarahkan ke orang yang salah.
Ji Ui juga dibuat tersisih saat hendak makan bersama rekan-rekannya. Ia kehabisan makanan karena Chun Sik lebih dulu memesan dan menghabiskannya sendiri.
Tekanan tidak berhenti di situ. Di hadapan para dokter dan perawat, Chun Sik sempat mengejek Ji Ui ketika mereka membersihkan sampah di tepi laut dan menyebutnya lebih cocok menjadi pembersih sampah.
Perilaku merendahkan itu kembali muncul saat Perawat Shin Hye meminta Ji Ui mengambil paket kebutuhan puskesmas. Chun Sik tetap melontarkan komentar yang mengganggu, lalu membuat Ji Ui diperlakukan berbeda dari warga lain yang juga dibantu mencari paket mereka.
Beban tambahan yang harus dipikul Ji Ui
Chun Sik bahkan menyuruh Ji Ui mengantarkan paket milik para lansia karena mereka tidak kuat membawanya. Tugas itu menambah beban kerja Ji Ui di tengah situasi yang sudah membuatnya tertekan.
Dalam kejadian lain, Ji Ui harus membawa tumpukan paket untuk puskesmas dan para warga. Ia sampai terjatuh saat melewati jalanan yang curam, memperlihatkan bahwa beban yang diberikan kepadanya bukan hanya menyebalkan, tetapi juga berisiko secara fisik.
Perubahan sikap Chun Sik baru muncul beberapa hari kemudian. Setelah Ha Ri membantu mengurus klarifikasi, Chun Sik akhirnya mengetahui bahwa kesalahan data kesehatan dari perusahaan asuransi tidak ada hubungannya dengan Ji Ui.
Kesadaran itu membuat Chun Sik datang untuk meminta maaf atas semua perlakuannya. Momen ini menutup rangkaian salah paham yang sebelumnya menekan Ji Ui, sekaligus menegaskan bahwa sumber masalah sebenarnya ada pada data yang keliru, bukan pada dokter muda tersebut.
