Apple menaikkan harga enam model iPhone di Jepang, dengan lonjakan tertinggi dialami iPhone Air 256GB. Varian tersebut bertambah ¥18.000, dari ¥159.800 menjadi ¥177.800, atau naik 11 persen.
Penyesuaian harga mulai berlaku pada Jumat, 17 Juli 2026, dan mencakup perangkat dari lini iPhone 17 hingga iPhone 16. Kenaikan ini membuat jarak harga antarmodel semakin lebar bagi konsumen yang mempertimbangkan varian penyimpanan tertentu.
iPhone 17 Pro Max Kini Tembus ¥214.800
Model dengan harga tertinggi dalam daftar penyesuaian adalah iPhone 17 Pro Max 256GB. Harga perangkat ini naik ¥20.000 menjadi ¥214.800, setelah sebelumnya dijual seharga ¥194.800.
Data harga yang dihimpun iPhoneros dan dikutip GSMArena menunjukkan persentase kenaikan tidak sama pada setiap model. Rentangnya berada di kisaran 8 persen hingga 11 persen, tergantung perangkat dan konfigurasi penyimpanannya.
| Model | Harga Sebelum | Harga Baru | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| iPhone 17 Pro Max 256GB | ¥194.800 | ¥214.800 | 10% |
| iPhone 17 Pro 256GB | ¥179.800 | ¥194.800 | 8% |
| iPhone Air 256GB | ¥159.800 | ¥177.800 | 11% |
| iPhone 17e 256GB | ¥99.800 | ¥107.800 | 8% |
| iPhone 17 256GB | ¥129.800 | ¥142.800 | 10% |
| iPhone 16 128GB | ¥114.800 | ¥124.800 | 9% |
Selain iPhone Air, iPhone 17 reguler 256GB juga mengalami kenaikan dua digit. Harganya berubah dari ¥129.800 menjadi ¥142.800, atau bertambah 10 persen.
iPhone 17 Pro 256GB dan iPhone 17e 256GB menjadi dua model dengan kenaikan persentase paling rendah dalam daftar. Keduanya naik 8 persen, dengan harga baru masing-masing ¥194.800 dan ¥107.800.
Model yang lebih lama, iPhone 16 128GB, juga ikut terdampak penyesuaian tersebut. Harganya bertambah ¥10.000 dari ¥114.800 menjadi ¥124.800, setara kenaikan 9 persen.
Pelemahan Yen Jadi Sorotan
Apple belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan perubahan harga iPhone di Jepang. Namun, sejumlah analis menilai gejolak nilai tukar menjadi faktor penting di balik langkah tersebut.
Yen disebut berada pada titik terendah dalam sekitar 40 tahun terakhir. Kondisi ini dapat mengurangi nilai pendapatan Apple di Jepang ketika penjualan lokal dikonversi ke dolar AS.
Kenaikan harga lokal dipandang sebagai salah satu cara menjaga nilai penjualan agar lebih selaras dengan pasar global. Apple juga menghadapi tekanan dari meningkatnya biaya komponen, yang dapat memengaruhi strategi harga perangkatnya.
Sebelum lini iPhone disesuaikan, Apple telah menaikkan harga perangkat Mac dan iPad pada bulan sebelumnya. Pada periode itu, iPhone belum termasuk dalam gelombang penyesuaian harga di Jepang.
Belum Menjadi Sinyal untuk Pasar Lain
Kenaikan harga di Jepang belum otomatis menunjukkan bahwa Apple akan menerapkan kebijakan serupa di negara lain. Jika penyesuaian ini terutama dipicu koreksi nilai tukar yen, dampaknya diperkirakan lebih spesifik untuk pasar Jepang.
Indonesia dinilai kecil kemungkinan mengalami penyesuaian serupa dalam waktu dekat berdasarkan konteks tersebut. Meski begitu, strategi harga global Apple tetap akan menjadi perhatian menjelang laporan pendapatan kuartal ketiga fiskal perusahaan pada 30 Juli 2026.







