5 Tablet Di Bawah Rp8 Jutaan Yang Paling Masuk Akal, Ada Chip Setara Flagship

Pasar tablet kelas Rp6 juta hingga Rp7 jutaan pada 2026 berubah menjadi arena yang jauh lebih kompetitif. Di rentang ini, pembeli tidak lagi sekadar mencari layar besar, tetapi juga performa setara ponsel flagship, baterai besar, dan fitur yang sanggup mendukung kerja kreatif sampai gaming berat.

Kombinasi itu membuat sejumlah tablet menengah tampil sangat menarik untuk dilirik. Banyak model kini membawa prosesor kelas atas, RAM 6GB atau 8GB, layar di atas 11 inci, dan pengisian cepat yang terasa lebih siap untuk kebutuhan harian modern.

Xiaomi Pad 8 jadi kandidat paling seimbang

Di antara opsi Android, Xiaomi Pad 8 muncul sebagai salah satu paket paling menarik. Tablet ini membawa layar 11,2 inci dengan resolusi 3.2K dan ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 yang masih satu keluarga dengan chip seri 8.

Perangkat ini juga dibekali baterai 9.200 mAh dan sistem audio masif. Varian 8GB/128GB disebut mulai dari kisaran Rp6,5 jutaan, sedangkan varian 12GB/256GB lebih cocok bagi pengguna yang ingin memakainya lebih lama.

OnePlus Pad 3 menyasar performa mentah

Bagi pengguna yang memprioritaskan gaming berat dan kecepatan tinggi, OnePlus Pad 3 berada di level yang lebih ekstrem. Tablet ini memakai Snapdragon 8 Elite dengan skor AnTuTu yang disebut mencapai 2,5 juta hingga 3 juta poin.

Konfigurasinya juga agresif dengan RAM 12GB LPDDR5X dan ROM 256GB UFS 4.0. Selain itu, tablet ini membawa 8 speaker internal, baterai 12.140 mAh, dan pengisian 80W SuperVOOC.

Lenovo IdeaTab Pro Gen 2 unggul di layar luas

Lenovo IdeaTab Pro Gen 2 ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan ruang visual lebih besar untuk kerja dan kreasi konten. Tablet ini membawa panel 13 inci beresolusi 3.5K dengan refresh rate 144Hz, sehingga terasa lebih lapang untuk multitasking.

Dapur pacunya memakai Snapdragon 8s Gen 4 dan dipadukan dengan Android 16, baterai 10.200 mAh, serta pengisian daya 45W. Varian 8GB/256GB di kisaran Rp7,7 juta juga sudah menyertakan stylus Tab Pen Plus.

Samsung tetap kuat untuk produktivitas

Samsung Galaxy Tab S9 FE+ tidak mengejar angka benchmark setinggi rival-rivalnya, tetapi punya keunggulan yang kuat di pengalaman pakai. Tablet ini menggunakan Exynos 1380, RAM 8GB, dan ROM 128GB.

Nilai jual utamanya ada pada S-Pen yang terasa natural dan presisi untuk mencatat atau menggambar. One UI juga memberi pengalaman tablet yang lebih matang bagi pengguna yang mencari kestabilan aplikasi dan dukungan ekosistem.

iPad 11 masih relevan untuk pengguna iOS

Di sisi iOS, iPad Generasi ke-11 tetap menjadi opsi aman untuk pemakaian beberapa tahun ke depan. Tablet ini ditenagai Apple A16 Bionic, RAM 6GB, dan ROM 128GB, dengan optimisasi iPadOS yang membuat manajemen dayanya efisien.

Varian dasarnya disebut sudah bisa didapatkan di bawah Rp6,8 juta. Kapasitas baterainya berada di angka 7.600 mAh, dan pengguna yang ingin menekan biaya masih bisa memilih stylus pihak ketiga sebagai alternatif Apple Pencil resmi.

Standar baru tablet worth it di 2026

Persaingan tablet di kelas ini memperlihatkan bahwa harga menengah kini tidak lagi identik dengan kompromi besar. Xiaomi Pad 8 menonjol sebagai pilihan paling seimbang, sementara OnePlus Pad 3 menawarkan lompatan paling terasa untuk performa paling tinggi di daftar ini.

Lenovo lebih cocok untuk kebutuhan layar besar, Samsung kuat untuk produktivitas, dan iPad 11 tetap menjadi jalur masuk yang aman ke ekosistem Apple tanpa harus keluar biaya terlalu besar. Bagi pembeli pada 2026, pilihan paling worth it sangat bergantung pada apakah prioritasnya performa, layar, produktivitas, atau efisiensi ekosistem.

Exit mobile version