Pasar printer 3D murah di Amazon kini makin ramai, tetapi tidak semua model murah benar-benar layak dibeli. Di bawah batas harga $350, ada sejumlah printer yang masih membawa fitur serius, reputasi brand yang kuat, dan ulasan pengguna yang cukup meyakinkan.
Di sisi lain, harga rendah tetap menuntut kehati-hatian. Beberapa printer murah bisa memangkas fitur penting atau komponen keselamatan, termasuk perlindungan thermal runaway yang berkaitan dengan risiko kebakaran.
Pilihan paling terjangkau yang tetap penuh fitur
Creality Ender 3 V3 SE menjadi salah satu model yang paling mencuri perhatian dengan harga penuh $219. Printer ini mendapat skor tinggi dari TechRadar dan Tom’s Hardware, serta mengumpulkan lebih dari 1.600 ulasan di Amazon dengan rating 4 dari 5 bintang.
Printer ini menawarkan area cetak 8.66 inci x 8.66 inci x 9.84 inci, yang lebih besar dari banyak model sekelasnya. Fitur yang dibawa juga serius, mulai dari auto-leveling, dual z-axis, auto filament loading, kecepatan 250mm/s, hingga akselerasi 2,500mm/s.
Ender 3 V3 SE mendukung PLA, TPU, dan PETG. Kekurangannya, perangkat ini tidak punya Wi-Fi bawaan sehingga file harus diunggah lewat kartu SD.
Opsi ramah pemula yang langsung siap dipakai
Bambu Lab A1 mini dijual $259 dan diposisikan sebagai printer yang sudah pre-assembled, pre-squared, dan pre-tuned untuk presisi. Kombinasi itu membuatnya cocok untuk pemula hingga pengguna menengah yang ingin langsung mulai mencetak.
Model ini juga melakukan kalibrasi otomatis dan memakai layar sentuh sederhana untuk pengaturan. Kecepatannya mencapai 500mm/s dengan akselerasi maksimum 10m/s, serta mendukung PLA, PETG, TPU, dan PVA.
A1 mini juga bisa mencetak multiwarna. Bidang cetaknya memang lebih kecil, yaitu 7 inci x 7 inci x 7 inci, tetapi ratingnya mencapai 4.5 dari 5 bintang di Amazon.
Mesin cepat dengan sentuhan cerdas
Creality SparkX i7 hadir sebagai printer yang lebih baru dari Creality dengan harga $299. Perangkat ini dipandang sebagai opsi entry-level yang stabil dan minim perawatan, tanpa memangkas terlalu banyak fitur.
Ukuran area cetaknya cukup besar, yaitu 10.24 inci x 10.24 inci x 10 inci. Printer ini mencatat kecepatan 500mm/s, akselerasi 10,000mm/s, dan memakai direct drive extruder yang mendukung PLA, PETG, serta TPU.
Fitur yang paling menonjol adalah kemampuan berbasis aplikasi untuk mengubah potret menjadi model 3D dalam hitungan detik. Di Amazon, model ini memiliki lebih dari 30 ulasan dengan rating 3.8 dari 5 bintang.
Di bawah $300, tetapi tetap terasa premium
Flashforge Adventurer 5M dibanderol penuh $300 dan sering disebut sebagai contoh kuat printer 3D terjangkau yang tetap kaya fitur. Model ini juga kerap muncul dalam promo, sehingga bisa menjadi opsi yang lebih menarik bagi pembeli yang ingin menekan biaya.
Printer tertutup ini memiliki area cetak 8.66 inci x 8.66 inci x 8.66 inci. Ia menawarkan kecepatan travel 600mm/s, akselerasi 20,000mm/s, mode cetak otomatis satu klik, dukungan aplikasi pintar, dan nozzle lepas-pasang dengan suhu ekstrusi hingga 280 derajat Celsius.
Dari sisi material, Adventurer 5M mendukung PLA, ABS, PETG, TPU, PLA-CF, PETG-CF, PC, dan ASA. Perangkat ini juga mendapat nilai bagus dari CNET dan meraih lebih dari 2,200 ulasan di Amazon dengan rating 4 dari 5 bintang.
Opsi resin untuk detail yang lebih presisi
Anycubic Photon Mono 4 Ultra berada di harga $320 dan mengandalkan sistem resin tertutup. Ukuran cetaknya 6.04 inci x 3.42 inci x 6.49 inci, dengan layar sentuh HD LCD 7 inci di bagian depan untuk memudahkan kontrol.
Karena memakai teknologi resin dan sinar UV untuk mengeraskan polimer cair, hasil cetaknya bisa menampilkan detail yang lebih presisi. Model ini mendapat 4.6 dari 5 bintang dari 60 ulasan di Amazon, sementara Photon Mono 4 biasa memiliki hampir 500 ulasan dengan rating 4.4 dari 5 bintang.
Ulasan pengguna menyebut perangkat ini mudah dipakai dan cocok untuk mulai menekuni hobi cetak 3D. Meski begitu, ada juga laporan unit cacat dan masalah pada hasil cetak, walau tidak terlihat sebagai pola umum dari ulasan yang tersedia.
