5 Laptop Murah Rasa Premium untuk Mahasiswa, Ada yang Kuat Buat Gaming Berat

Di kisaran harga Rp7–10 jutaan, pilihan laptop untuk mahasiswa kini jauh lebih menarik daripada sekadar alat mengetik tugas. Beberapa model bahkan sudah masuk ke level yang cukup aman untuk editing, kerja visual, sampai gaming modern.

Itulah yang membuat kelas laptop murah rasa premium semakin relevan menjelang musim penerimaan mahasiswa dan tahun ajaran baru. Pembeli tidak lagi hanya mencari perangkat hemat, tetapi juga mesin yang bisa mengikuti kebutuhan kuliah dan aktivitas kreatif yang makin beragam.

Lenovo IdeaPad Slim 3i, aman untuk kuliah harian

Lenovo IdeaPad Slim 3i cocok untuk mahasiswa yang ingin masuk ke kelas harga paling terjangkau. Laptop ini dibekali Intel Core i3-1315U, grafis Intel UHD, RAM 8GB LPDDR5, dan SSD NVMe Gen 4 256GB.

Spesifikasi itu cukup untuk tugas kuliah, presentasi, dan multitasking ringan. Bobotnya 1,37 kg dengan baterai 47Wh yang diklaim tahan sekitar 7 jam penggunaan normal, tetapi layar 14 inci Full HD-nya masih memakai panel TN.

Axioo Hype 5 AMD X6, paling kencang di kelas Rp7 jutaan

Bagi yang mengejar tenaga, Axioo Hype 5 AMD X6 tampil sebagai salah satu opsi paling agresif di kelasnya. Laptop ini memakai AMD Ryzen 5 6600H, prosesor yang biasanya ada di laptop gaming.

Kombinasi itu dipadukan dengan Radeon 660M, sehingga perangkat ini masih sanggup menjalankan editing video Full HD di Adobe Premiere Pro dan game modern dengan pengaturan yang disesuaikan. RAM bawaan 8GB dan SSD 256GB masih bisa ditambah karena tersedia slot RAM tambahan dan slot SSD ekstra.

Layar IPS Full HD 14 inci dengan kecerahan hingga 350 nits dan bobot 1,34 kg membuatnya tetap cukup nyaman dibawa kuliah setiap hari.

Tecno Megabook T1, lebih pas untuk kreator visual

Tecno Megabook T1 menjadi pilihan menarik untuk kreator konten, desainer grafis, dan fotografer pemula. Laptop ini membawa layar IPS Full HD+ 14 inci dengan cakupan warna 100% sRGB, yang penting untuk pekerjaan visual yang menuntut akurasi warna.

Di dalamnya ada AMD Ryzen 5 7430U, RAM 16GB LPDDR4X, dan SSD 512GB. Baterai 75Wh menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya dan disebut bisa bertahan lebih dari satu hari kerja pada penggunaan ringan.

Advan WorkPlus Touch, fokus ke gaming dan kerja berat

Advan WorkPlus Touch masuk sebagai salah satu opsi paling menarik bagi pengguna yang ingin gaming di bawah Rp10 juta. Laptop ini mengandalkan AMD Ryzen 7 8745HS dan GPU terintegrasi Radeon 780M.

Walau tanpa kartu grafis dedicated, performanya tetap kuat untuk kelas harga ini. Game seperti GTA V, Shadow of the Tomb Raider, hingga Cyberpunk 2077 disebut masih bisa dijalankan dengan cukup nyaman, sekaligus memadai untuk editing video 4K dan desain 3D di Blender.

Spesifikasinya mencakup RAM 16GB LPDDR5 6400MHz, SSD 512GB, layar IPS Full HD 15,6 inci, dan baterai 58Wh yang diklaim tahan sekitar 10 jam penggunaan normal. Bobotnya 1,81 kg, masih tergolong ringan untuk laptop dengan tenaga sebesar itu.

Apple MacBook Neo, premium untuk mobilitas dan layar tajam

Apple MacBook Neo ditujukan untuk pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple dengan harga yang lebih terjangkau. Laptop ini membawa layar 13 inci beresolusi 2,5K dengan tingkat kecerahan 500 nits.

Chipset Apple A18 Pro membuatnya lebih cocok untuk mengetik, belajar online, presentasi, dan pekerjaan kantoran harian. Bobot 1,23 kg dan daya tahan baterai hingga sekitar 11 jam membuatnya menarik untuk mahasiswa yang sering berpindah tempat.

Namun, MacBook Neo bukan pilihan untuk gaming atau kerja berat. Model ini lebih tepat bagi pengguna yang memprioritaskan mobilitas, tampilan layar tajam, dan pengalaman memakai perangkat Apple.

Source: yoursay.suara.com

Terkait