nubia menutup semester 1 2026 di Indonesia dengan lima HP baru yang menyasar segmen yang sangat berbeda. Dari ponsel murah untuk kebutuhan harian sampai gaming flagship, peta rilisan merek ini terlihat lebih agresif dibanding namanya yang masih belum sebesar merek besar lain di pasar lokal.
Komposisinya juga jelas. Ada dua model non-gaming dan tiga model gaming, sehingga nubia terlihat berusaha mengisi beberapa kelas sekaligus dengan karakter produk yang tidak sama.
1. Opsi paling murah untuk pemakaian harian
nubia V80 Max menjadi model paling terjangkau di daftar ini. Ponsel tersebut membawa baterai 6000 mAh, pengisian 22,5W, layar LCD 6,9 inci HD+ 120Hz, RAM 8GB, penyimpanan 128GB, kamera belakang 50MP, dan kamera depan 16MP.
Di sisi ketahanan, V80 Max tampil cukup menonjol untuk kelasnya. Nubia membekalinya dengan sertifikasi IP64, speaker mono, audio jack 3,5 mm, pemindai sidik jari di tombol daya, serta ketahanan jatuh dari ketinggian 1,8 meter ke permukaan keras.
2. Jalur masuk ke 5G dengan harga rendah
Masih di kelas entry level, nubia A76 5G hadir pada Januari 2026 sebagai pilihan untuk pengguna yang ingin koneksi 5G murah. HP ini memakai Unisoc T8300, layar LCD 6,75 inci HD+ 90Hz, RAM 8GB, memori 128GB, kamera utama 50MP, kamera depan 8MP, dan baterai 5000 mAh dengan pengisian 10W lewat USB Type-C.
Untuk perlindungan, A76 5G sudah membawa sertifikasi IP54. Nubia juga tetap menyertakan speaker mono, audio jack 3,5 mm, dan pemindai sidik jari di tombol daya.
3. Gaming mid-range dengan shoulder trigger
Segmen gaming mulai masuk lewat nubia Neo 5 5G yang hadir pada Mei 2026. Model ini mengandalkan Unisoc T9300, layar IPS LCD 6,8 inci beresolusi 900 x 1940 piksel dengan refresh rate 120Hz, RAM 8GB, memori 256GB, serta baterai 6050 mAh dengan pengisian 45W dan bypass charging.
Untuk bermain, nubia menambahkan shoulder trigger, speaker stereo, audio jack 3,5 mm, pemindai sidik jari di tombol daya, kamera belakang 50MP, kamera depan 16MP, dan sertifikasi IP64.
4. Versi yang lebih kencang dan lebih terang
Di atasnya ada nubia Neo 5 GT 5G yang membawa peningkatan di beberapa area penting. Ponsel ini memakai MediaTek Dimensity 7400, layar AMOLED 6,8 inci beresolusi 1224 x 2720 piksel dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan 4500 nit, serta baterai 6210 mAh dengan pengisian 80W dan bypass charging.
Neo 5 GT 5G tersedia dalam RAM 8GB dan 12GB dengan memori 256GB. Fitur gaming seperti shoulder trigger dan speaker stereo tetap ada, tetapi audio jack 3,5 mm dihilangkan dan pemindai sidik jari dipindahkan ke dalam layar.
5. Puncak lini gaming nubia di semester ini
Posisi tertinggi ditempati nubia RedMagic 11 Pro sebagai lini gaming sesungguhnya. HP ini memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 16GB, memori internal 512GB, layar AMOLED 6,85 inci beresolusi 1216 x 2680 piksel dengan refresh rate 144Hz, dan baterai 7500 mAh dengan pengisian 80W.
Untuk kamera, RedMagic 11 Pro membawa kamera utama 50MP f/1.9, kamera ultrawide 50MP f/2.2, dan kamera depan 16MP f/2.0. Di kelas ini, sertifikasi IPX8 ikut melengkapi paketnya.
Jika dilihat dari posisinya, dua model paling murah ditujukan untuk pengguna yang mencari harga rendah, baterai besar, atau koneksi 5G. Sementara itu, nubia Neo 5 series mengisi kelas gaming mid-range dengan fitur yang lebih lengkap untuk bermain.
RedMagic 11 Pro berdiri di level paling atas dengan kombinasi performa tinggi dan baterai 7500 mAh, sedangkan harga peluncuran kelima model ini dimulai dari Rp1,8 juta untuk nubia V80 Max, Rp1,9 juta untuk nubia A76 5G, Rp5,6 juta untuk nubia Neo 5 5G, Rp6,4 juta dan Rp6,9 juta untuk nubia Neo 5 GT 5G, serta Rp19,9 ju untuk nubia RedMagic 11 Pro.
