Bagi pelajar, baterai besar kini bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama. Aktivitas kelas daring, membaca materi, mengerjakan tugas, sampai hiburan ringan membuat HP dengan daya tahan panjang terasa jauh lebih berguna.
Di rentang harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan, pilihan HP dengan baterai 6.000 mAh sampai 7.000 mAh semakin banyak. MediaIndonesia.com mencatat, sejumlah model juga sudah membawa storage lega dan pengisian cepat, sehingga lebih nyaman dipakai seharian.
Tecno Pova 7 4G tampil sebagai opsi paling agresif di kelas Rp2 jutaan. HP ini dibekali baterai 7.000 mAh, chipset MediaTek Helio G100, RAM hingga 8GB, storage 256GB, dan 45W fast charging.
Kombinasi itu membuatnya terasa menarik untuk multitasking aplikasi belajar dan game menengah. Di sisi lain, bodinya cenderung besar dan berat, sementara kualitas kameranya masih standar untuk kelas harganya.
2. realme C100i
realme C100i juga membawa baterai 7.000 mAh, dengan RAM hingga 6GB dan storage hingga 256GB. Kapasitas penyimpanan yang besar ini cocok untuk pelajar yang perlu menaruh video materi, file tugas, dan aplikasi pendidikan.
Model ini juga hadir dengan desain modern serta perlindungan debu dan cipratan air. Namun, performa chipsetnya belum ideal untuk game berat dengan grafis tinggi.
3. Redmi 15 / Redmi 15C
Lini Redmi tetap menjadi pilihan aman di segmen entry-level. Varian Redmi 15 atau Redmi 15C menawarkan baterai 6.000 mAh hingga 7.000 mAh, tergantung model, dengan layar luas yang nyaman untuk membaca e-book atau PDF.
Harga yang kompetitif dan aksesori yang mudah ditemukan menjadi nilai tambah utamanya. Meski begitu, performanya bukan yang tercepat karena fokus utamanya ada pada fungsi harian.
4. OPPO A6c
OPPO A6c hadir dengan baterai 7.000 mAh dan menawarkan keseimbangan antara daya tahan serta kenyamanan antarmuka. Optimasi konsumsi dayanya disebut sangat baik, ditambah build quality yang terasa solid di tangan.
ColorOS yang dipakai juga dikenal stabil untuk pemakaian jangka panjang. Meski begitu, spesifikasi teknisnya bisa terasa di bawah beberapa kompetitor bila hanya dilihat dari angka di atas kertas.
5. Samsung Galaxy A07 5G
Samsung Galaxy A07 5G cocok untuk pelajar yang mengutamakan dukungan software jangka panjang dan konektivitas 5G. HP ini dibekali baterai besar, meski kapasitas spesifik yang disebutkan belum dipastikan dalam data yang tersedia.
Nilai jual utamanya ada pada Samsung Knox dan pembaruan sistem operasi yang lebih teratur dibandingkan banyak rival di kelasnya. Kekurangannya, kapasitas baterainya tidak disebut mencapai 7.000 mAh seperti beberapa pesaing asal Tiongkok.
Tabel perbandingan cepat
| Model | Baterai | Keunggulan Utama | Catatan |
|---|---|---|---|
| Tecno Pova 7 4G | 7.000 mAh | Performa dan 45W Fast Charging | Bodi besar dan berat |
| realme C100i | 7.000 mAh | Storage hingga 256GB | Kurang optimal untuk game berat |
| Redmi 15 / Redmi 15C | 6.000-7.000 mAh | Harga kompetitif | Fokus pada fungsi harian |
| OPPO A6c | 7.000 mAh | Optimasi daya dan ColorOS stabil | Spesifikasi teknis relatif di bawah rival |
| Samsung Galaxy A07 5G | Baterai besar | 5G dan Samsung Knox | Kapasitas spesifik tidak dipastikan |
Untuk pelajar dengan budget Rp1 jutaan, Redmi 15C atau Samsung Galaxy A07 5G bisa menjadi pilihan yang seimbang antara harga dan fungsi. Sementara itu, Tecno Pova 7 4G terlihat paling menonjol bagi pengguna yang ingin baterai besar sekaligus performa lebih kencang.
Jika kebutuhan utamanya adalah menyimpan banyak file kuliah, realme C100i punya bekal storage 256GB yang paling melegakan di daftar ini. Sementara OPPO A6c dan Samsung Galaxy A07 5G lebih menonjol pada stabilitas pemakaian jangka panjang dan dukungan software yang lebih teratur.
Source: mediaindonesia.com






